Apakah Vaping Aman Bagi Ibu Hamil?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Rokok elektronik atau e-cigarettes masih merupakan pengantar nikotin namun memiliki cara kerja yang berbeda dengan rokok normal. Karena perangkat ini masih mengandung nikotin, bahaya untuk kehamilan dan bayi masih sangat besar. Konsekuensinya termasuk pada kelahiran prematur dan berat badan lahir bayi rendah, bahkan dapat menyebabkan bayi meninggal di dalam kandungan.
Banyak dari wanita yang pernah mencoba rokok elektronik tersebut mengatakan bahwa mereka merasa vaping atau merokok dengan rokok elektronik akan membantu mereka berhenti merokok. Yang benar adalah bahwa selain tidak diatur oleh FDA, perangkat ini juga belum dipelajari dalam hal penghentian bantuan untuk membantu orang lain berhenti merokok. Tentu saja ada metode penghentian merokok yang mencakup penggantian nikotin, seperti permen karet, dan lain-lain yang dapat dikonsultasikan dengan dokter Anda sebelum atau selama kehamilan.
Vaping (menghirup gas dari rokok elektrik) sama seperti rokok tradisional, semakin cepat Anda berhenti, semakin baik bagi Anda dan bayi Anda dalam hal risiko yang terkait dengan merokok dalam kehamilan.
Semoga bermanfaat.
By: Ricka Puspita Atmadja
