ASI Keluar Saat Hamil = Tanda Kanker Payudara?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat sedang hamil, banyak sekali perubahan yang terjadi pada fisik Moms, termasuk payudara. Di masa kehamilan, payudara Moms mungkin akan mengalami perubahan seperti misalnyaASI sudah keluar di usia kehamilan 7 bulan. Mengapa hal seperti ini bisa terjadi?
Mengapa Hamil 7 Bulan ASI Sudah Keluar?
Salah satu perubahan yang terjadi pada Moms saat masa kehamilan adalah keluarnya air susu. Meskipun ASI sudah keluar saat hamil 7 bulan, itu adalah hal yang wajar. Beberapa wanita ada yang mengalaminya. Keluarnya air susu sebelum masa persalinan ini dipengaruhi oleh hormon placental lactogen, prolaktin dan juga oksitosin. Hormon-hormon ini biasanya lebih aktif menjelang masa persalinan. Inilah yang dinamakan masa IMD atau Inisiasi Menyusui Dini.
ASI mulai aktif diproduksi pada masa kehamilan usia trimester kedua. Ukuran payudara juga menjadi lebih berat dan besar. Selain itu, warna puting dan area sekitar puting berwarna gelap dan ukurannya lebih besar. Saat puting mengeluarkan air susu, Moms akan melihat cairannya berwarna kekuningan. Ini merupakan hal normal! Cairan kekuningan ini disebut dengan kolostrum yang sangat berguna kelak untuk pembentukan sistem kekebalan tubuh si Kecil. Pada kondisi ini, terkadang ada juga wanita yang mengeluarkan sedikit darah karena banyaknya pembuluh darah yang berkembang.
Selain sebab di atas, keluarnya cairan dari payudara juga disebabkan karena beberapa faktor, antara lain:
Payudara mendapatkan stimulasi berlebihan
Payudara mengalami infeksi atau biasa disebut mastitis
Adanya jerawat, bisul atau folikulitis
Karena efek samping obat
Apakah ASI Keluar Saat Hamil 7 Bulan Merupakan Tanda Kanker Payudara?
Tidak semua cairan yang keluar dari payudara merupakan tanda kanker payudara. Jadi, Moms tidak perlu khawatir kalau tiba-tiba saat payudara dipencet, ada cairan yang keluar. Asalkan kulit tidak membentuk jaringan parut, tidak memiliki benjolan dan tidak terasa nyeri, dipastikan bukan kanker ganas. Akan tetapi, bila dirasa cairan ini sedikit mengganggu dan membuat khawatir, Moms bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor
