ASIP Sehari Disimpan Basi? Kok Bisa?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ASIP Sehari Disimpan Basi? Kok Bisa?
Tentu saja bisa ya Moms. Lalu mengapa bisa basi?
ASIP basi, juga terjadi pada saya. Stok ASIP saya sebanyak 7 (tujuh) kantong basi, padahal baru saya simpan selama 2 (dua) hari. Empat (4) kantong hari pertama pumping dan tiga (3) kantong hari kedua pumping. Sedih rasanya, susah-susah pumping dan ujung-ujungnya basi. Kemudian saya mencoba menganalisis kenapa bisa sampai basi, dan ternyata kesalahan saya sendiri Moms.
Penyebab ASIP basi
1. Membiarkan udara terjebak dalam kantong ASIP
Ada kalanya saya menggunakan kantong khusus ASIP untuk menyimpan ASIP. Saat mengetahui bahwa ASIP saya basi, saya kemudian menyadari bahwa ada udara yang terjebak didalamnya. Udara dapat menyebabkan ASIP menjadi teroksidasi sehingga rasanya akan berubah dan tentu saja bayi akan menolak untuk meminumnya.
2. Botol ASIP tidak kering sempurna
Mungkin karena saya kurang sabar saat membersihkan botol ASIP sehingga botol tidak kering sempurna. Bisa juga karena tutup botolnya yang belum kering sehingga air menetes ke ASIPnya.
3. Tidak menjaga suhu kulkas
Saya tidak menggunakan kulkas/freezer khusus ASI ya Moms, karena produksi ASI saya Alhamdulillah cukup untuk bayi saya yang berusia 3,5 bulan dan memang sudah 2 minggu ini bayi saya tidak mau meminum ASIP yang telah disimpan, meskipun ASIP tersebut telah dihangatkan. Bayi saya hanya mau meminum ASIP yang benar-benar segar (baru diperah tanpa disimpan). Saya menggunakan kulkas untuk menyimpan bahan makanan dan saat bahan makanan mulai menipis, saya menaikkan suhu kulkas dan tidak memindahkan ASIP ke freezer karena saya berpikir tidak akan menyimpan ASIP terlalu lama. Padahal supaya ASIP bertahan cukup lama tanpa dibekukan harus disimpan pada suhu antara 0-4°.
4. Meletakkan ASIP dekat dengan bahan makanan lain
Nah, ini adalah kesalahan saya berikutnya. Karena kulkas saya adalah kulkas satu pintu dan kebetulan area chillernya rendah, jadi tidak bisa saya gunakan untuk menyimpan ASIP yang dibotol. Oleh karena itu, saya menyimpan ASIP botol pada rak paling atas dan otomatis bercampur dengan bahan makanan lain. Meskipun saya selalu menaruh bahan makanan pada wadah yang tertutup, risiko ASIP terkontaminasi masih sangat tinggi.
5. Menggunakan pompa ASI tanpa dicuci berkali-kali
Karena saya bisa pumping berkali-kali dalam sehari, maka saya tidak mencucinya setiap kali selesai pumping. Untuk mensiasati hal tersebut, setiap selesai pumping saya membungkus alat pompa menggunakan zipper bag dan menaruhnya di freezer. Meskipun demikian, hal ini masih sangat berisiko alat pompa terkontaminasi kuman dan bakteri karena masih ada sedikit sisa ASIP pada alat pompa.
Nah, setelah tahu beberapa penyebab ASIP menjadi rusak dan basi, berikut sedikit tips dari saya supaya kejadian ASIP rusak dan basi tidak terulang:
· Gunakan ukuran kantong ASIP sesuai dengan takaran sekali minum bayi
· Jangan sampai ada udara yang terjebak dalam kantong ASIP, buang udara saat akan menutup kantong ASIP
· Keringkan botol dan tutupnya sampai benar-benar kering
· Pastikan botol ASIP tertutup rapat
· Simpan ASIP pada suhu yang tepat
· Jika menggunakan kulkas biasa dan bercampur dengan bahan makanan lain, taruh ASIP dalam wadah kedap udara atau minimal menggunakan zipper bag untuk meminimalisir ASIP terkontaminasi
· Cuci dan sterilkan alat pompa serta batasi frekuensi penggunaannya dihari yang sama (misalnya, dalam satu hari maksimal penggunaan 3 kali lalu dicuci dan disterilkan)
· Rutin membersihkan kulkas dan taruh bahan makanan lain dalam wadah kedap udara
