Bagaimana Menjaga Kondisi di Masa Perkembangan Kehamilan Minggu-26?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Masa kehamilan secara umum dibagi menjadi 3 periode, yaitu trimester pertama (1-3 bulan), trimester kedua (4-6 bulan), dan trimester ketiga (7-9 bulan). Moms perlu mengetahui perubahan dan kondisi apa saja yang akan terjadi pada setiap periode. Kali ini, Babyologist akan mengulas periode perkembangan kehamilan di minggu 26. Yuk, simak ulasan lengkapnya!
Kondisi Perkembangan Janin Usia 26 Minggu
Ukuran Janin
Pada periode minggu ke-26, janin di kandungan Moms memiliki panjang sekitar 39 cm atau jika dianalogikan sepanjang daun bawang. Janin juga sudah berbobot kurang lebih 750 gram. Usia janin 26 minggu ini juga merupakan masa akhir dari trimester kedua memasuki trimester ketiga.
Perkembangan Janin
Janin berusia 26 minggu sudah dapat mengedipkan matanya dan memiliki warna mata tersendiri. Warna mata seorang bayi dipengaruhi oleh gen ayah dan gen ibu. Rambut pada bagian mata dan kepala si Kecil sudah tumbuh. Dia juga sudah dapat mendengarkan suara dari luar selain suara ibunya. Di usia kandungan minggu ke-26, janin sudah mulai menyerap zat antibodi dari tubuh. Agar si Kecil tetap sehat, selalu perhatikan asupan makanan Moms.
Ibu Pada Masa Kehamilan 26 Minggu
Perubahan Fisik pada Ibu
Bagaimana dengan kondisi Moms saat memasuki usia kehamilan ke-26 minggu? Langkah kaki Moms mulai tidak stabil karena berat badan Moms semakin bertambah. Ini yang membuat Moms harus lebih hati-hati karena bisa mudah terjatuh karena pengaruh gravitasi yang membuat tubuh Moms cenderung ke depan.
Menjaga Kondisi Kesehatan
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Moms harus tahu apa saja yang sebaiknya dilakukan saat memasuki masa perkembangan kehamilan di minggu 26. Moms bisa menjaga diri dengan melakukan hal-hal seperti di bawah ini:
- Jauhkan benda-benda berbahaya yang bisa menghalangi langkah kaki Moms.
- Berjalanlah pelan-pelan dan sebisa mungkin berpegangan saat melewati area yang rawan seperti tangga.
- Hindari kelelahan yang berlebihan pada tubuh.
- Hindari mendengarkan suara-suara yang gaduh karena bisa menyebabkan janin terkejut dan ketakutan.
- Konsumsi makanan bergizi tinggi kaya serat yang dibutuhkan janin dalam jumlah yang lebih banyak, misalnya seperti buah-buahan, biji-bijian dan sayur-sayuran.
Kunjungan ke Dokter atau Bidan
Jika sudah memasuki periode masa kehamilan pada minggu ke-26, Moms disarankan untuk melakukan pemeriksaan minimal sebulan sekali. Moms perlu diperiksa secara intens karena telah banyak perubahan fisik yang terjadi dalam diri Moms.
Moms akan mulai melihat adanya stretch mark pada bagian paha, perut, dan lengan. Kondisi seperti ini biasanya akan membuat Moms menjadi tidak nyaman dan tidak percaya diri. Mintalah dokter untuk membuatkan resep obat oles atau suntikan untuk mengatasi stretch mark.
Hal yang Harus Diperiksa
Dokter atau bidan akan memeriksa beberapa hal pada Moms dan janin saat usia perkembangan kehamilan di minggu ke-26, di antaranya:
- Memeriksa pembengkakan dan kemungkinan varises.
- Memeriksa denyut nadi pada janin.
- Mengukur tekanan darah, kadar glukosa, protein dan berat badan Moms.
- Mengukur ukuran rahim untuk memperkirakan waktu kelahiran.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist
Copyright by Babyologist
