Bahaya Kondom Tertinggal dalam Vagina

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa alat kontrasepsi memang ada yang dirancang untuk bisa digunakan pada vagina perempuan, seperti kap serviks, diafragma, atau IUD. Atau beberapa obat-obatan yang memang diharuskan untuk dimasukkan melalui vagina.
Namun tidak semua alat kontrasepsi tersebut dirancang untuk bisa tinggal dalam waktu yang lama dalam vagina seperti kondom atau tampon. Jika benda-benda yang tidak dirancang untuk tinggal dalam vagina ternyata lebih lama tertinggal dalam vagina, maka bisa menimbulkan berbagai hal yang berbahaya.
Beberapa gejala yang mungkin akan dirasakan perempuan ketika kondom atau benda asing ada yang tertinggal dalam vagina adalah:
Pendarahan ringan pada vagina
Keputihan yang berwarna kuning, kemerahan, kecokelatan dan berbau
Timbul bau yang menyengat
Vagina terasa gatal
Keputihan hingga menyebabkan iritasi
Nyeri abdominal atau pelvis
Permukaan vagina kemerahan
Bengkak pada beberapa bagian vagina
Ruam di sekitar vagina
Beberapa gejala di atas bukan hanya terjadi ketika kondom yang tertinggal, namun bisa jadi benda asing lainnya yang tidak seharusnya berada pada vagina.
Kondom yang tertinggal di dalam vagina bisa mengubah kondisi bakteri normal yang ada di dalamnya. Meskipun pada umumnya benda asing yang tertinggal dalam vagina tidak akan menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Namun tidak menutup kemungkinan juga bisa menimbulkan bahaya yang lebih besar. Jadi sebaiknya segera mengeluarkan benda tersebut dari dalam vagina.
Infeksi yang bisa diakibatkan karena kondom yang tertinggal ini akan mengubah kondisi vagina. Anda bisa mengambil kondom yang tertinggal secara langsung dengan menggunakan air hangat untuk memastikan otot-otot vagina rileks. Atau jika kesulitan, Anda bisa meminta bantuan dokter.
Proses pengambilan kondom oleh ahli medis biasanya bisa berlangsung lebih cepat, dan Anda akan mendapat obat anti biotik untuk pengobatan lanjutan agar terhindar dari kemungkinan terkena penyakit lainnya.
Gunakan alat kontrasepsi sesuai prosedur penggunaan dari masing-masing jenis agar hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor
