Bahayakah Jika Bekas Vaksin BCG Bernanah?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Vaksinasi merupakan hal penting untuk kesehatan bayi. Salah satu vaksin yang diwajibkan di Indonesia adalah vaksin BCG (Bacille Calmette-Guérin). Vaksin BCG membantu memberikan kekebalan bagi bayi terhadap penyakit TBC.
Yang harus diperhatikan dari vaksin BCG adalah bekas suntikan. Vaksinasi ini harus meninggalkan bekas pada kulit. Apabila tidak berbekas, maka dokter akan mengulangi vaksinasi pada bayi. Maka dari itu, praktik vaksinasi BCG terkadang diaplikasikan pada bokong supaya tidak mengganggu penampilan.
Jika Bekas Vaksin Bernanah Apakah Berbahaya?
Vaksin BCG meninggalkan bekas seperti tonjolan atau bengkak pada kulit. Namun, terkadang pada bekas tersebut muncul nanah seperti jerawat atau bisul. Nanah muncul sekitar 1-2 bulan setelah vaksinasi.
Moms tidak perlu khawatir apabila muncul nanah pada bekas suntikan vaksin. Memang tidak semua bayi mengalami, tapi kondisi tersebut sama sekali normal.
Bagaimana Cara Menanganinya?
Untuk merawat daerah yang bernanah, cukup seka dengan waslap atau kasa dan air bersih. Tidak perlu khawatir akan menyakiti bayi, karena nanah tersebut sama sekali tidak terasa sakit. Moms juga bisa memandikannya dengan sabun.
Semoga bermanfaat.
By: Prianka Iradati
Copyright by Babyologist
