Baju Jumper, Memudahkan atau Menyulitkan?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Baju Jumper, Memudahkan atau Menyulitkan?
Baju bayi dengan model jumper adalah baju dengan kancing pada bagian selangkangan. Baju model ini marak dijual untuk bayi dan balita, mulai dari merk pasar sampai merk mahal. Memang apa sih kelebihan dan kekurangannya?
Berdasarkan pengalaman saya mengasuh bayi, baju jumper sangat membantu dalam menjaga bayi dari cuaca dingin. Bagaimana tidak, dengan adanya kancing di bagian selangkangan, Moms tidak perlu khawatir perut bayi terekspos angin dingin di hari itu. Kalau menggunakan baju biasa, seringkali baju tersingkap dan memamerkan perut bayi. Bisa terjadi saat Moms menggendong, saat si Kecil sibuk belajar berguling, dan lainnya.
Namun, di sisi lain, pemakaian jumper cukup merepotkan. Setelah susah payah memasukkan kepala bayi dalam leher baju, kita masih disibukkan dengan langkah selanjutnya: mengancing bagian bawah jumper. Tak jarang kita dapati bayi yang sibuk meronta-ronta ataupun menangis tidak sabar ketika dipasangkan pakaian. Ketika bayi masih cukup kecil dan belum banyak bergerak, memakaikan jumper terasa tidak terlalu sulit. Seiring dengan bertambahnya kemampuan bayi dalam bergerak, pemakaian jumper makin menantang. Terlebih ketika si Kecil sudah bisa merangkak, apalagi berjalan!
Maka dari itu, kesimpulan saya: jumper sangat membantu untuk bayi berusia muda, saat mereka belum banyak bergerak dan masih rentan terhadap cuaca dingin. Sedangkan saat mereka sudah semakin besar dan pandai bergerak, gunakanlah kaos biasa. Semakin ia besar, bayi kita makin kuat terhadap cuaca sehingga tidak membutuhkan proteksi yang terlalu ketat. Selain itu, aktifnya gerakan tubuh mereka akan menyulitkan Moms dalam memakaikan jumper. Untuk bayi yang lebih besar, penggunaan kaos atau kemeja biasa pun cukup.
