Konten dari Pengguna

Bayi 1 Bulan Harus Digunduli?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pasti banyak yang menyebutkan bahwa bayi ketika berusia 1 bulan/40 hari better dicukur rambutnya, buat buang sial, atau supaya rambut tumbuh lebih lebat dan hitam nantinya. Intinya kalau di Indonesia, ini merupakan suatu tradisi. Tapi apakah hal tersebut tergolong fakta?

Sebenarnya tujuan rambut dicukur itu bukan karena buat buang sial ataupun supaya rambut menjadi lebih tebal dan hitam, karena tidak ada hubungan antara mencukur rambut dengan membuat rambut lebat dan hitam. Rambut bisa lebat dan hitam merupakan faktor genetik. Kalau ini bukan fakta, jadi tujuan rambut bayi dicukur itu apa?

Jadi ada beberapa manfaat jika rambut bayi dicukur:

Supaya kepala bayi lebih bersih

Biasanya pada bayi baru lahir, banyak lemak yang menempel pada kepala bayi, jadi dengan mencukur rambut bayi, lemak-lemaknyanya bisa lebih gampang dibersihkan. 

Bisa dilihat dengan mudah, jika ada iritasi atau luka. Misalnya ada bisul atau luka di kepala bayi akibat terbentur. Jika gampang terlihat tentu dapat segera diatasi. 

Tapi biasanya saat bayi berumur 3 bulan, rambutnya mulai rontok, makanya rambutnya terlihat tipis, tapi selanjutnya rambut bayi akan tumbuh dengan normal. 

Kalau mau mencukur rambut bayi, sebaiknya dilakukan pada saat ia tidur, soalnya ketika bangun, dia akan bergerak-gerak, dan malah melukai kulitnya. Oh ya selain itu tetap jaga kebersihan rambut dan kepalanya ya, jadi rutin keramas sambil dipijat pelan, dengan begitu bayi juga dapat merasa lebih rileks. 

Kesimpulannya, mencukur rambut bayi itu akan memberikan dampak yang baik dalam hal kesehatannya. 

Semoga bermanfat.

By: Felicia Denisa.