Bayiku Mengeluarkan Suara Grok-Grok

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bayiku Mengeluarkan Suara Grok-Grok
Halo mommies, di artikel kali ini aku mau share pengalamanku tentang baby Jess yang grok-grok. Dulu waktu baby Jess berumur 1 bulan, baby Jess suka grok-grok, nafasnya bunyi dan hidungnya kaya buntu gitu. Dan nggak ilang-ilang moms. Akhirnya setelah kurang lebih seminggu aku bawa ke dokter anak. Menurut informasi DSA, bayi grok-grok itu wajar jika berusia 0-6 bulan, karena saluran nafasnya masih kecil dan di saluran nafas itu terdapat lendir yang berfungsi untuk membantu menyaring udara dll. Beliau juga bilang kalau seiring berjalannya waktu akan hilang sendiri. Saat itu baby Jess sama sekali nggak dikasih obat. Hanya dikasih obat tetes kalau misal lubang hidung buntu banyak upil yang nggak bisa keluar. Tapi nggak aku beli ya moms, karena aku rasa nggak perlu. Waktu berjalan dan aku udah nggak terlalu memikirkan grok-grok baby Jess. Tapi memang benar ya moms, seiring berjalannya waktu grok-grok nya hilang sendiri. Aku sampe nggak sadar kapan hilangnya.
Tapi masalah nggak berhenti sampai disitu ya moms. Ketika umur 6 bulan lebih, baby Jess grok-grok lagi, kali ini sampai susah nenen, susah nafas seperti sesak gitu. Aku bawa ke DSA cuma dikasih obat flu, sampai obat habis masih grok-grok. Aku pindah DSA, beliau bilang baby Jess alergi protein susu sapi karena waktu itu baby Jess ada aku kasih bubur instan. Beliau meresepkan obat alergi dan puyer. Dan baby Jess nggak boleh makan apapun yang mengandung susu sapi. Sampai obat habis baby Jess masih tetep grok-grok, seperti semua nggak ada efeknya gitu moms. Sedih ya. Akhirnya aku memutuskan untuk bawa baby Jess ke DSA yang awal waktu grok-grok pertama kali umur sebulan. Kali ini beliau nggak kasih obat, beliau cuma bilang harus cari sumber alergi yang bikin grok-grok dan kalau pagi bisa dijemur kena sinar matahari. Beliau juga bilang kalau sudah sangat parah baru boleh minum obat alergi. Setelah mengikuti saran beliau, baby Jess dijemur tiap pagi akhirnya grok-groknya hilang sendiri moms. Sampai sekarang nggak grok-grok lagi. Dan makannya bebas ya moms sekarang, ternyata bukan alergi susu sapi.
