Beberapa Penyebab GTM Saat Awal MPASI

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertama kali saya memberikan MPASI pada anak saya, memang saya tidak berhasil. Anak saya tidak menelan makanannya. Namun beberapa hari setelahnya, isi mangkoknya habis tak bersisa. Setelah saya evaluasi beberapa minggu, kemudian saya bisa menyimpulkan kenapa dia tidak menghabiskan makanannya.
1. Bosan
Mendisiplinkan batita makan dengan posisi duduk, pada awal MPASI gampang-gampang susah. Ada yang interest, ada pula yang bosan dan nampak tidak nyaman. Sehingga tidak fokus pada makanannya.
2. Suasana Tidak Menyenangkan
Misalnya sedang mengantuk. Anak saya akan menangis apabila sedang mengantuk namun diberikan makan.
3. Menu Makanan Kurang Variatif
Pernah saya mencoba memberikan menu 4 bintang yang "itu-itu" saja. Dan rasanya juga "itu-itu" saja. Apalagi rasa makanan yang cenderung hambar. Setelah saya evaluasi, mungkin dia sudah bisa merasakan rasa makanan. Saya memberikan bumbu aromatik, gula dan garam dengan takaran yang dianjurkan, agar makanannya tidak terasa hambar/tawar walaupun usianya masih 6 bulan. Lumayan membantu dan dia mau makan.
4. Teksturnya Tidak Sesuai
Trial and error. Awal membuat MPASI tidak konstan teksturnya. Kadang terlalu encer, pernah pula terlalu pekat. Oleh karena itu bayi akan menolak makanannya karena kesulitan menelan.
5. Waktu Pemberian Makan Tidak Sesuai
Belum ada satu jam diberikan ASI, kemudian diberikan makan. Biasanya bayi akan menolak. Prinsip pemberian MPASI yang tepat adalah Responsive Feeding.
6. Sedang Tumbuh Gigi ataupun Sakit
Orang dewasapun pasti merasa tidak nyaman ya apabila sedang sakit namun disuruh makan. Begitu juga dengan anak.
7. Trauma
Karena sering dipaksa makan, anak akan trauma makan. Walaupun baru mengambil sendok, anak akan menangis karena merasa terpaksa makan.
