Konten dari Pengguna

Benarkah Ibu Menyusui Harus Banyak Makan?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Benarkah Ibu Menyusui Harus Banyak Makan?
zoom-in-whitePerbesar

ASI adalah satu-satunya sumber gizi lengkap yang sangat baik untuk bayi berusia 0-6 bulan. Pastinya ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kualitas ASI yang Anda produksi, di antaranya dilihat dari kesehatan, waktu istirahat yang cukup, serta asupan makanan baik yang dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Harus Anda ingat, bukan hanya kualitas dari ASI itu sendiri yang harus diperhatikan, namun juga kuantitas dari ASI tersebut. Maka dari itu, penting untuk bisa menentukan jenis dan jumlah makanan yang akan dikonsumsi setiap harinya, terutama jika Anda seorang ibu baru yang memang baru pertama kali menjadi seorang ibu menyusui.

Pada dasarnya, ibu menyusui sangat membutuhkan asupan kalori yang sangat tinggi, bahkan jumlahnya bisa mencapai 500 kalori lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah asupan kalori pada ibu yang tidak menyusui. Pastinya jumlah kalori yang dibutuhkan setiap ibu menyusui sangat berbeda, hal tersebut tergantung dari bentuk aktivitas dan metabolisme tubuh mereka.

Jenis Makanan Apa Saja yang Dibutuhkan oleh Ibu Menyusui?

Ibu menyusui sangat dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai jenis buah dan sayur, yang merupakan sumber utama kalori dengan kandungan lemak yang rendah. Tidak hanya itu, buah dan sayur juga ternyata sangat kaya akan kandungan vitamin, mineral dan serat.

Bagaimana dengan asupan karbohidrat? Bagi ibu menyusui, asupan karbohidrat yang baik bisa diperoleh dari mengonsumsi biji-bijian. Di mana biji-bijian yang dianjurkan yaitu whole grain yang memiliki kandungan gizi lebih banyak serta bisa mencegah terjadinya konstipasi.

Ibu menyusui juga sangat dianjurkan untuk bisa memenuhi asupan protein yang dibutuhkan tubuh, karena hal tersebut bisa berpengaruh terhadap jumlah serta kualitas ASI yang diproduksi. Untuk protein sendiri bisa diperoleh dari daging, makanan laut, unggas, kedelai dan berbagai jenis produk olahan susu.

Moms juga harus mengingat, bahwa Anda harus bisa membatasi asupan gula, garam, lemak dan berbagai jenis makanan olahan. Bahkan Anda juga harus menghindari asap rokok, alkohol dan memastikan kalau makanan yang Anda konsumsi berada dalam batasan yang normal.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.