Konten dari Pengguna

Benarkah Pacifier Membuat Gigi Anak Maju?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penggunaan empeng atau pacifier selalu mengundang pro dan kontra di kalangan para orang tua. Padahal memang ada beberapa alasan yang membuat orang tua memberikan empeng pada anak misalnya anak rewel dan sulit ditenangkan atau anak cenderung “ngempeng” di payudara ibu sehingga ibu keletihan dan tidak memiliki waktu istirahat. Namun, banyak orang tua yang juga khawatir akan penggunaan empeng atau pacifier dapat menyebabkan gigi anak maju, lantas apakah hal ini benar?

Menurut drg Heriandi Sutadi, SpKGA (K) dari RS Pondok Indah, penggunaan empeng yang tidak tepat bisa memicu gigi anak menjadi tonggos atau maju. Ia menjelaskan gerakan empeng yang ditarik dan ditekan secara terus-menerus dapat mendorong rahang atas menjadi maju. Hal ini biasanya terjadi pada saat empeng digunakan secara tidak tepat, contohnya penggunaan empeng yang terlalu lama pada anak.

Pernyataan di atas juga didukung oleh Dental Association (ADA) dan American Academy of Pediatrics, dimana beberapa efek samping akibat penggunaan empeng yang terlalu lama diantaranya:

  • Gigi tonggos atau rahang gigi atas lebih maju dibandingkan dengan rahang bawah
  • Pertumbuhan gigi tidak rata
  • Rahang tidak simetris

Agar tidak mengganggu pertumbuhan gigi si Kecil, Moms harus berhati-hati saat memberikan maupun melepasnya. Salah satunya dengan cara jangan menarik empeng keluar dari mulut anak saat masih disedot. Moms bisa melepasnya saat anak tertidur. Selain itu, latih anak untuk melepas empeng sebelum 2 tahun. Usia terbaik seorang anak menggunakan empeng adalah sampai usia 9 hingga 12 bulan. 

Namun, penggunaan pacifier tidak selamanya buruk asalkan digunakan dengan benar. Sebab, penggunaan empeng memberikan manfaat bagi si Kecil, salah satunya adalah menurunkan SIDS (Sudden Infant Death Syndrom) atau kematian mendadak pada bayi usia 1-6 bulan. Manfaat lainnya yang bisa didapatkan diantaranya adalah mampu menenangkan bayi atau anak, melatih anak untuk menyedot susu, dan memberikan waktu bagi sang ibu untuk beristirahat sehingga tidak harus “ngempeng” di payudara ibu.

Untuk mencegah “pacifier teeth” atau efek samping yang dapat disebabkan oleh penggunaan empeng yang salah, Moms bisa memilih empeng yang tepat seperti:

  • Pilihlah empeng atau pacifier yang dilengkapi teknologi free air channel yang bisa mengurangi tekanan pada langit-langit mulut ketika bayi menghisap empeng, sehingga dapat mengurangi resiko berubahnya rahang pada bayi.
  • Bentuk  dot atau bulb yang sesuai. Bentuk yang gepeng bisa mengurangi jarak antara rahang atas dan rahang bawah bayi. Sementara itu, bentuk bulat simetris sehingga bayi akan merasa nyaman saat menghisap pacifier.
  • Memilih pacifier yang memiliki label orthodontically friendly atau aman untuk rahang dan wajah.

Jadi, tidak perlu terlalu khawatir akan penggunaan empeng ya, Moms. Karena semua efek samping penggunaan empeng tersebut dapat kita cegah dan penggunaan empeng seperti halnya penggunaan botol susu yang tepat, tetap dapat memberikan manfaat dalam kehidupan bayi.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

References: Detik Mom Loves Best Hallo Sehat