Benarkah Produksi ASI Menurun Saat Haid?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seringkali Moms menyusui mengkhawatirkan jumlah produksi ASI disaat menstruasi, mengapa? Karena memang ada kaitannya antara hormon prolaktin pada saat menstruasi sehingga mempengaruhi jumlah produksi ASI.
Berikut adalah level hormon prolaktin pada wanita :
Not pregnant, not lactating < 25 ng/mL
Pregnant, at term 200 ng/mL
Lactating, 7 days postpartum 100 ng/mL
Lactating, 3 months postpartum 100 ng/mL
Lactating, menstruation not started before 180 days 110 ng/mL
Lactating, menstruation started before 180 days 70 ng/mL
Lactating, 6 months postpartum 50 ng/mL
Selain level hormon diatas, ternyata ada beberapa faktor yang mempengaruhi produksi ASI disaat menstruasi, diantaranya :
Perubahan mood Hampir semua wanita mengalami perubahan mood ketika mengalami mentruasi dan perubahan tersebut seringkali menjadi bad mood. Dalam hal ini, perubahan mood mempengaruhi hormon oksitosin
Sakit kepala Kondisi tubuh yang tidak nyaman pada saat menstruasi juga mempengaruhi kenyamanan Moms saat menyusui.
Nyeri puting Beberapa Moms mengalami nyeri pada puting disaat menstruasi, hal ini mempengaruhi LDR (Let Down Reflex). Let-down reflex adalah refleks yang membantu ASI Anda keluar lebih lancar saat menyusui, sehingga jika let-down reflex berhasil terjadi pada Moms, ASI yang diberikan kepada Si Kecil dapat memenuhi kebutuhannya.
Lalu, perlukah ASI booster disaat mentruasi?
Untuk beberapa Moms ketika menstruasi, peranan ASI booster tidak terlalu mempengaruhi jumlah produksi ASI. Melainkan cukup dengan membawa suasana hati menjadi nyaman dan senang disaat mentruasi. Selain itu, Moms juga dapat mensiasati dengan mempersiapkan stock ASIP sehingga kebutuhan Si Kecil pun terpenuhi disaat Moms mengalami mentruasi.
Semoga bermanfaat.
By: Shaelyn Dharma
