Konten dari Pengguna

Berbahayakah Bayi Terlalu Sering Kentut?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi new Mom yang memiliki bayi pasti risau ketika mendengar bayinya sering kentut-kentut, begitu juga dengan saya. Pada saat baby Amirah masih berusia 1 minggu kentutnya luar biasa keras dan sangat sering terdengar Moms.

Suara kentutnya hampir sama dengan suara kentut orang dewasa. Karena kentut yang terlalu sering, membuat saya risau dan langsung menanyakannya kepada perawat yang menangani baby Amirah. Ia mengatakan bahwa kentut pada bayi tergolong normal karena organ bayi belum berfungsi dengan sempurna. Namun, bila disertai dengan perut yang kembung dan bayi semakin rewel itu pertanda bayi sedang kolik.

Kolik juga merupakan kebiasaan bayi Moms karena mereka sering nangis jadi angin banyak yang masuk dan menyebabkan perut bayi kembung. Tetapi jangan khawatir Moms karena kolik sendiri akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia si bayi.

Cara untuk mengurangi kentut pada bayi

  1. Lakukan pemberian ASI dengan cara yang benar dan baikPosisi yang benar saat pemberian ASI adalah kepala bayi harus lebih tinggi dari perut. Penempelan payudara dengan benar Moms, seperti bagian hitam payudara atau areola harus sedikit masuk ke mulut bayi. Nah waktu baru melahirkan saya ada salah dalam pemberiannya Moms, saya kira hanya sekedar putingnya saja yang masuk, rupanya tidak dan itulah salah satu penyebab sakit ketika menyususi Moms.
  2. Bantu bayi sendawaNah sendawa juga bisa untuk mengatasi seringnya bayi kentut Moms, lakukan dengan rutin Moms. Tepuk-tepuk atau gosok-gosok bagian pundak belakang bayi, kalau bayi belum bisa menahan kepalanya, Moms bisa melakukan dengan cara memiringkannya sedikit sambil menepuk-nepuk dengan lembut bagian belakangnya.
  3. Lakukan olahraga ringanOlahraga yang dimaksud seperti mengayun-ayunkan kaki bayi dengan perlahan-lahan, itu dapat membantu pengeluaran angin di dalam perut si bayi loh Moms.
  4. Pijat perut bayi dengan lembutPerut bayi angan ditekan hanya elus-elus saja Moms searah jarum jam. Pijatan ini bisa membuat tubuh bayi menjadi rileks serta membuat tidur bayi menjadi nyenyak.
  5. Jangan biarkan bayi terlalu sering menangisMengapa demikian? Sebab tangisan bayi dapat menyebabkan angin bertambah banyak masuk ke dalam tubuh si bayi.

Nah semua cara itu sudah saya lakukan dan hampir selalu dilakukan, karena memang efektif untuk mengurangi kentut bayi.

Semoga bermanfaat.

By: Nurhakiki ritonga

Copyright by Babyologist