Konten dari Pengguna

Bisakah Jahe Mengobati Diare?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bisakah Jahe Mengobati Diare?
zoom-in-whitePerbesar

Jahe mengandung banyak sekali manfaat, salah satunya adalah untuk mengobati diare. Dokter dari negara-negara Timur telah menggunakan jahe untuk mengobati diare selama ribuan tahun.

Jahe menghangatkan perut dan merupakan tonik untuk sistem pencernaan. Ia juga memiliki sifat anti-inflamasi, analgesik, dan antibakteri yang membantu penyembuhan penyakit perut. Efek antioksidan memiliki efek positif pada kesehatan perut secara keseluruhan.

Minum teh jahe dapat membantu rehydrate tubuh Anda dan mengisi cairan yang mungkin hilang selama serangan diare. Biasanya, diare hanya akan berlangsung selama beberapa hari. Jahe dapat membantu menenangkan perut Anda, sehingga pemulihan Anda cepat dan nyaman.

Cara Menggunakan Jahe untuk Mengobati Diare:

Anda bisa makan jahe segar atau menggunakannya untuk membuat teh. Ini adalah cara paling aman untuk mengambil jahe. Jahe juga tersedia dalam bentuk kapsul, bubuk, dan sebagai tingtur. Pastikan tidak mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe per hari. Anda bisa mengonsumsi 2-4 mililiter tingtur jahe per hari. Jahe dapat digunakan untuk mengobati diare dengan cara membuatnya menjadi teh jahe.

Cara Membuat Teh Jahe

Tambahkan beberapa sendok makan jahe segar parut atau cincang halus ke secangkir air mendidih. Seduh selama lima menit atau lebih tergantung seberapa kuat Anda menyukai teh. Anda bisa menambahkan lemon dan madu secukupnya. Anda juga bisa menggunakan bubuk jahe atau membeli teh jahe.

Penelitian Menggunakan Jahe untuk Mengobati Diare

Para peneliti mencari cara untuk mengobati diare yang disebabkan oleh patogen usus. Ini adalah penyebab kematian nomor satu pada bayi di negara berkembang.

Sebuah penelitian pada hewan dari 2007 menemukan bahwa jahe merupakan obat yang efektif untuk diare yang disebabkan oleh bakteri E. coli. Jahe bekerja dengan memblokir bakteri beracun yang menyebabkan diare dan mencegah cairan terakumulasi di usus. Ini memiliki efek antidiare pada tubuh.

Penelitian dari 2015 mendukung penggunaan jahe untuk mengobati diare serta masalah perut lainnya. Jahe dipercaya dapat mengobati diare yang disebabkan oleh mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Jahe juga mencegah mual, muntah, dan kejang perut. Sebuah penelitian dari tahun 1990 menunjukkan bahwa jahe secara signifikan menghambat diare yang disebabkan oleh serotonin.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor