Konten dari Pengguna

Bisakah Melahirkan Normal Jika Mengalami Plasenta Letak Rendah?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Plasenta letak rendah atau plasenta previa? Mungkin kata-kata itu cukup membuat ibu hamil menjadi was-was ya, terutama jika mengalaminya.

Pada kehamilan kedua, saya mengalami plasenta letak rendah, cukup membuat down juga. Karena saat kehamilan menginjak trimester 2 tepatnya 6 bulan, saya mengalami flek setiap harinya.

Kaget? Pasti. Saya langsung pergi ke Dr. Spog untuk melakukan pemeriksaan. Dokter pun melakukan USG dan terlihat hasilnya pun plasenta saya berada di bawah dan sedikit menghalangi jalan lahir.

Puncaknya saat kehamilan menginjak 8 bulan pendarahan terasa sering terjadi. Dan lumayan banyak seperti orang menstruasi sehingga saya harus menggunakan pembalut.

Dokter pun bilang bahwa kecil kemungkinan melahirkan secara normal. Tapi saya yakin saya bisa melahirkan normal. Pada tanggal 17 agustus saya pun melahirkan bayi saya secara normal dengan sehat, tanpa adanya pendarahan.

Tips buat bumil yang sedang mengalami plasenta letak rendah

  • Tetap yakin dan positif kalau bisa melahirkan secara normal
  • Sering melakukan gerakan sujud
  • Jangan melakukan hubungan badan dengan suami selama kehamilan karena itu bisa memperparah posisi plasenta
  • Ajak plasenta dan bayi berbicara agar mau mengubah posisinya bergeser ke atas, ajak kerja sama
  • Jangan terlalu capek dan jangan melakukan pekerjaan yang berat. Enjoy dan rileks Moms
  • Hindari bepergian jauh, apalagi kondisi jalan yang rusak

Sebaiknya melahirkan di rumah sakit dan ditangani oleh dokter dan peralatan yang lengkap, untuk berjaga-jaga jika terjadi pendarahan setelah melahirkan.

Semoga bermanfaat.

By: Oktavia Permatasari

Copyright by Babyologist