Konten dari Pengguna

Bolehkah Bayi Cegukan Diberi Minum?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bolehkah Bayi Cegukan Diberi Minum?
zoom-in-whitePerbesar

Cegukan adalah masalah yang umum terjadi bukan hanya pada orang dewasa tetapi juga pada bayi. Penyebab cegukan pada orang dewasa tentu saja berbeda dengan bayi.

Biasanya bayi cegukan disebabkan oleh adanya udara yang terlalu banyak dalam perut bayi. Itu bisa terjadi jika bayi terlalu lama meminum susu dari botol. Memang, cegukan ini hal yang wajar, tapi tentu saja cegukan tersebut akan sangat menyiksa bayi Moms.

Jadi apakah bayi cegukan boleh diberi minum?

Tidak disarankan memberi minum pada bayi yang cegukan. Meskipun hal ini diperbolehkan untuk bayi yang telah berumur lebih dari 6 bulan yang telah siap untuk menyantap makanan padat. Tapi, pemberian air minum sangat dibatasi. Artinya adalah Moms tidak dapat seenaknya memberi air minum yang terlalu banyak kepada bayi. Hanya diperbolehkan sedikit saja meminum air.

Mengapa hanya diperbolehkan sedikit minum air?

Air minum dapat memberi efek kenyang pada bayiYa, air minum ini bisa memang bisa membuat efek kenyang pada bayi Moms. Sehingga memberikan air minum yang terlalu banyak akan membuat bayi tidak mau diberikan ASI lagi. Jelas hal ini kurang baik karena bayi memerlukan nutrisi ASI yang lengkap. Oleh karena itu, pemberian air saat bayi cegukan sebaiknya sedikit dihindari.

Air minum dapat mempengaruhi kesehatan bayiMeskipun air minum akan sangat baik untuk tubuh orang dewasa, tapi untul bayi hal ini akan lain. Pemberian air minum yang berlebihan apalagi bagi bayi yang belum genap 6 bulan dan belum siap menyantap makanan padat, hal tersebut bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatannya.

Penyerapan nutrisi tergangguSelain itu, jika Moms memberikan terlalu banyak air minum kepada bayi juga akan berdampak pada penyerapan nutrisi bayi.Dalam hal ini, penyerapan nutrisi pada bayi akan terganggu sehingga mempengaruhi tumbuh kembang bayi.

Bagaimana cara mengatasi cegukan pada bayi yang tepat?

Ubah posisi bayiMisalnya saja bayi Moms tengkurap. Coba Moms ubah posisinya menjadi telentang. Dengan mengubah posisi bayi, udara yang ada di dalam perut bayi akan lebih cepat keluar. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggendong bayi dalam keadaan tegak kurang lebih 20 menit, dan menepuk ringan di pundak bayi secara perlahan. Gendong bayi dan usap pelan bagian pundak agar udara cepat keluar dan pernapasan bayi kembali lancar.

Beri ASITerkadang memberikan ASI kepada bayi bisa menyembuhkan cegukan pada bayi. Setelah menyusui, Moms bisa membiarkan bayi bersendawa untuk memberikan ruang bagi udara yang terjebak di dalam perut bayi. Nah, udara tersebut jugalah yang menjadi faktor bayi cegukan.

Semoga bermanfaat.

By: Merry Lim