Bolehkah Bayi Mengonsumsi Keju?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memang boleh ya? Setelah dikonsultasikan ke DSA Eegan saat itu, penggunaan keju di awal MPASI memang boleh, asal tidak berlebihan. Yang biasa ditakutkan oleh orangtua dengan tidak memberikan keju adalah karena keju mengandung dairy atau produk susu sapi, dan beberapa anak memiliki riwayat alergi dengan susu sapi. Jika anak tidak memiliki alergi terhadap susu sapi, maka keju boleh diberikan.
Protein yang terkandung dalam keju dapat membantu perkembangan otot dan sel tubuh balita. Selain itu, asam lemak linoleat pada keju juga dapat membantu perkembangan sel saraf dan otak balita. Sebuah penelitian membuktikan bahwa balita yang mengonsumsi keju secara teratur memiliki kepadatan tulang yang lebih baik dan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk terhindar dari resiko asma.
Pemberian keju sendiri tentu seperti halnya makanan lain, tidak boleh berlebihan. Cukup ditambahkan pada menu MPASI bayi every other day atau beberapa hari sekali selama seminggu.
Semoga bermanfaat.
By: Marlisa Tenggara.
