Konten dari Pengguna

Bolehkah Berhubungan Intim Saat Hamil?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bolehkah Berhubungan Intim Saat Hamil?
zoom-in-whitePerbesar

Sebenarnya boleh atau tidak sih berhubungan intim selama hamil? Ada yang mengatakan harus dilakukan, supaya janin mengenal ayahnya. Tapi tidak sedikit yang mengatakan bahwa melakukan hubungan seks saat hamil tidak diperbolehkan, karena takut terjadi masalah terhadap janinnya.

Jadi, apakah dibolehkan berhubungan intim selama masa kehamilan?

Ketika kehamilan dalam keadaan normal, sebenarnya berhubungan intim itu diperbolehkan, bahkan dianjurkan. Tapi, terkadang perubahan kondisi tubuh di awal kehamilan seperti perubahan hormon, pengerasan payudara, mual, naik turunnya emosi, dan kelelahan bisa menurunkan hasrat untuk berhubungan seksual. Belum lagi, kalau kandungannya sudah membesar, karena biasanya merasa sakit pinggang dan sakit punggung.

Kalau kehamilannya normal, sebenarnya boleh melakukan hubungan seks tetapi setelah usia kehamilan 12 minggu. Hal ini bisa dikatakan aman karena di dalam rahim, bayi terlindung oleh cairan ketuban dan mulut rahim juga tertutup oleh lendir, sehingga tidak akan menganggu janin. Semua posisi hubungan seks juga aman, yang penting kita merasa nyaman. Dan umumnya pria berpendapat kalau istrinya jadi lebih menarik secara seksual saat hamil.

Kondisi kehamilan yang harus dihindari saat berhubungan seks

Pasangan punya penyakit menular seperti herpes oral atau HIV

Pendarahan

Ketuban pecah karena bisa terjadi infeksi

Hubungan seks harus dibatasi jika hamil bayi kembar

Saat leher rahim mulai terbuka lebih cepat

Persalinan prematur

Plasenta previa karena bisa menyebabkan perdarahan

Kalau merasa kram setelah berhubungan seksual saat hamil, itu normal. Tapi kalau kramnya tidak berhenti atau terjadi pendarahan, atau ada cairan yang berbau tidak sedap, segera konsultasikan kepada dokter, karena ditakutkan terjadi infeksi.

Jadi intinya, berhubungan seks saat sedang hamil aman asalkan tidak ada masalah dengan kehamilannya.

Semoga bermanfaat.

By: Felicia denisa