Bolehkah Bumil Tidak Minum Vitamin Prenatal?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Dulu waktu habis miscarriage dan mencoba hamil lagi, aku diminta rutin konsumsi vitamin prenatal oleh dokter. Ini sehabis melahirkan juga dokter Djoko suruh aku tetep lanjutin vitamin prenatalnya kira-kira sampe 3 bulan sehabis lahiran. Sepenting apa vitamin prenatal? Boleh ga kalo bumil ga konsumsi vitamin prenatal?
Vitamin prenatal biasanya mengandung DHA dan penting untuk perkembangan otak dan saraf bayi. Memperkecil risiko IQ rendah, autisme, ADHD dan bayi lahir prematur.
Mengandung asam folat yang dapat mengurangi risiko cacat lahir yang berhubungan dengan otak dan sumsum tulang belakang bayi.
Mengandung zat besi penting untuk plasenta/ari-ari yang sehat. Guna plasenta untuk mengantarkan oksigen dan nutrisi dari ibu ke janin. Jangan sampe bumil kena anemia ya, karena pengaruh banget ke kualitas kesehatan plasenta. Sedangkan plasenta/ari-ari kan 'temen'nya bayi kita selama di perut. Makan, minum, napas semua via plasenta/ari-ari. Apalagi buat yang mau lahiran normal, penting banget zat besi untuk 'nambah darah'.
Mengandung kalsium dan mineral untuk tulang bumil dan pertumbuhan tulang bayi. Bayi butuh kalsium dalam jumlah banyak karena tulang dan gigi yang harus tumbuh juga banyak. Makanya sebaiknya bumil jangan lupa konsumsi suplemen kalsium selama hamil supaya jauh-jauh dari osteoporosis juga.
Biasanya bumil ga mau minum vitamin prenatal terutama di trimester pertama karena mual. Untuk menghindari mual sebaiknya jangan minum vitamin prenatal saat perut kosong, bisa juga minum dibarengi dengan air hangat + madu supaya ga enek. Saran aku mending konsumsi vitamin bentuk kapsul/tablet yang langsung telen beres daripada susu hamil kalo lagi masa-masa mual dan enek.
Semoga bermanfaat.
By: Ricka Puspita Atmadja via Babyologist
