Bolehkah Minum Oralit atau Obat Diare Saat Hamil 7 Bulan?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selain konstipasi, beberapa Moms mungkin juga mengalami diare saat hamil 7 bulan. Meskipun sepele, penanganan diare ini haruslah tepat karena bisa berakibat buruk pada pertumbuhan dan perkembangan si Kecil.
Moms dikatakan terkena diare apabila buang air besar lebih dari 3 kali sehari dengan tinja yang encer atau bening seperti air. Umumnya pada ibu hamil hal ini terjadi di trimester ketiga.
Apa Faktor Penyebab Diare?
Meskipun Moms sudah hamil tua, diare juga diakibatkan oleh perubahan tubuh, seperti:
Hormon – Hormon terkadang tidak hanya memperlambat proses pencernaan sehingga mengakibatkan konstipasi, tapi juga mempercepatnya. Sehingga hal ini menyebabkan diare.
Asupan gizi – Semasa hamil, Moms kerap mengubah pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi demi mencukupi kebutuhan nutrisi si Kecil. Ternyata hal ini memiliki efek samping di mana sistem pencernaan justru terganggu. Tidak hanya itu, vitamin juga bisa memicu diare.
Sensitivitas sistem pencernaan – Diare tidak melulu karena serangan bakteri, tapi juga reaksi tubuh terhadap makanan yang kita konsumsi. Bisa jadi sistem pencernaan Moms jadi lebih peka sehingga saat makanan masuk, justru cepat-cepat dikeluarkan melalui tinja.
Apa yang harus dilakukan jika diare saat hamil 7 bulan?
Moms tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan, bahkan obat diare sekalipun. Hindari semua obat diare yang dijual di toko atau pasaran. Pada kondisi ini, Moms sangat membutuhkan saran dokter kandungan tentang bagaimana perawatannya. Belum tentu diare yang Moms alami disebabkan oleh virus atau bakteri, tapi penyebab lain sehingga penanganannya pun berbeda.
Bahkan untuk sekadar sakit diare saja, Moms bisa saja menjalani USG, tes darah dan sejumlah tes penunjang lainnya demi mengetahui penyebab utamanya.
Namun demikian, Moms tidak harus khawatir karena biasanya kondisi ini akan hilang setelah beberapa hari. Yang terpenting, jagalah cairan tubuh dengan minum banyak air putih dan makan makanan berserat dan bergizi. Bila ingin meminum oralit, ikuti petunjuk dokter. Meskipun hanya larutan gula dan garam, tetap saja hal ini berpeluang memberikan efek lain.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor
