Konten dari Pengguna

Breastmilk Jaundice, Perlukah Stop ASI?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Breastmilk Jaundice, Perlukah Stop ASI?

Jaundice atau dikenal dengan istilah kuning pada bayi, merupakan penyakit kelebihan bilirubin pada hati. Bayi baru lahir memiliki sel darah yang banyak dan memacu produksi sel bilirubin. Pada bayi baru lahir organ hatinya belum berfungsi sempurna sehingga kadang kesulitan memecah sel bilirubin dan mengakibatkan lapisan kulit pada bayi terlihat kuning.

Saat saya barusan melahirkan Asa pertengahan April kemarin, saya dan suami serta neneknya sempat dibuat panik karena Asa menderita penyakit kuning ini. Sebuah penyakit yang konon tidak hanya beresiko hepatitis namun juga bisa berimbas kepada otak dan katanya beresiko autisme. Cek ke DSA bolak balik seminggu 2 kali. DSA yang pertama yakin secara fisiologis tanda kuning pada Asa masih bisa ditolerir, namun setelah kontrol kedua kami bersikukuh untuk melakukan cek lab.

Dari sini kami terkejut luar biasa bahwa hasil lab mengatakan angka bilirubin Asa 14,3 padahal katanya (lagi) angka normal maksimal 10. Sudah 4 kali melahirkan anak namun baru kali ini memiliki kasus bayi kuning, ditambah beragam informasi katanya yang diterima dan pengalaman dengan anak ketiga dengan riwayat pneumonia semakin menambah daftar kekhawatiran kami.

Setelah berdiskusi panjang lebar akhirnya kami putuskan ganti DSA dan RS. Pada DSA yang kedua kami pun mendapatkan diagnosa serupa, Asa kuning namun melihat hasil labnya angka tersebut masih dalam rentang batas normal. Namun disini kami mendapatkan ilmu lebih mengenai penyakit yang sering dijumpai pada bayi ini.

Penyebab jaundice/penyakit kuning disebabkan oleh beberapa hal:

1. Adanya masalah pada organ hati2. Sepsis3. Kekurangan enzim tertentu (bisa diketahui dari hasil neonatus lab)4. Sel darah merah pada bayi tidak normal5. Ketidakcocokan rhesus dan golongan darah bayi dan ibu6. Masalah pada proses menyusui7. Ada masalah pada pencernaan bayi8. Breastmilk jaundice

Bayi yang terlahir dengan Berat Badan Rendah dibawah 2,5 kg dan prematur usia kehamilan di bawah 37 minggu, beresiko tinggi terkena penyakit kuning ini.

Lalu apa perbedaan breastfeeding jaundice dengan breastmilk jaundice?

Breastfeeding Jaundice

Terjadi karena proses menyusui belum sempurna. Entah disebabkan oleh proses pelekatannya atau bayi bingung puting. Sehingga asupan ASI yang masuk ke dalam tubuh kurang. Pada kasus ini biasanya bayi diberikan terapi sinar apabila kondisi angka bilirubinnya sudah melebihi grafik aman yang ditentukan. Indikasinya bisa dilihat dari tanda dehidrasi dan urine yang berwarna pekat.

Breastmilk Jaundice

Terjadi karena adanya suatu senyawa atau zat tertentu dalam ASI yang mengakibatkan tingginya produksi bilirubin pada bayi.

Ditunjang oleh hasil lab kemarin, Asa diagnosa penyebabnya adalah breastmilk jaundice, karena rhesus dan golongan darah kami sama. BB Asa juga naik dengan baik bahkan cenderung naik dengan pesat.

Lalu bagaimana mengatasinya breastmilk jaundice ini?

Beruntung saya bertemu dengan DSA yang support ASI dan mengurangi pemakaian obat yang tidak perlu. Saran dari dokter saya hanya harus tetap memberikannya ASI sebanyak mungkin, rajin menjemurnya tiap pagi dan selalu kontrol pup dan pipisnya. Jika ada tanda kegawatan atau dehidrasi segera bawa ke UGD atau RS.

Apakah ASI saya perlu distop?

Justru tidak, saya disarankan banyak makan apapun yang saya suka tentunya harus sehat dan bergizi. Kurangi stress. Hasilnya dalam 2 minggu kuning pada Asa berangsur menghilang, Alhamdulillah. Sedangkan beberapa artikel yang saya baca dan hasil sharing dengan mommies melalui sosial media ada yang sampai diminta puasa ASI dulu untuk observasi pencetus kuning pada bayinya selama sebulan. Tak terbayangkan jika saya harus melepas ASI ke Asa selama itu.

Akhirnya drama breastmilk jaundice ini bisa berlalu dengan baik dan bahagia. Saran saya jika bayi Anda mengalami hal serupa, carilah DSA yang membuat Anda dan suami nyaman dalam berkonsultasi sehingga timbul trust dan komunikasi yang baik untuk proses tumbuh kembang bayi Anda. Kedua, yakin bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya. Ketiga, usahakan untuk selalu mengASIhi bayi Anda dengan gembira.