Bronkitis pada Ibu Hamil
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bronkitis adalah kondisi ketika dinding bagian dalam saluran pernapasan utama pada paru-paru terinfeksi dan meradang. Pada saluran pernafasan ini, terdapat dalam paru-paru yang bertugas mengalirkan udara ke seluruh bagian tubuh. Ketika saluran aliran udara tersebut terserang iritasi, maka akan terbentuk lendiri yang cukup tebal di dalamnya. Semakin tebal lendir tersebut maka lendir itu akan semakin menyumbat sehingga akan menghalangi udara untuk mencapai paru-paru. Hasilnya adalah batuk berdahak yang banyak menghasilkan lendir, dada sesak dan kesulitan bernapas.
Bronkitis sendiri terdapat dua jenis, yaitu bronkitis kronis dan bronkitis akut. Virus yang menyerang biasanya diawali dengan virus yang sering menimbulkan flu yang kemudian menyebar hingga pada saluiran pernapasan yang lebih dalam, sehingga mengakibatkan bronkitis. Selain diakbitakan oleh virus, bronkitis akut biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau karena paparan asap rokok.
Penyebab Bronkitis
1. Merokok
Merokok adalah penyebab utama penyakit bronkhitis. Asap rokok ini bisa diakibatkan karena seseorang adalah perokok aktif atau mungkin karena banyak paparan asap rokok dari orang-orang perokok di lingkungan ibu. Keduanya sama-sama akan rentan terserang penyakit bronkitis.
2. Infeksi virus dan bakteri
Virus yang menyebabkan bronkitis ini adalah virus yang biasanya menyebabkan flu dan juga pilek. Selain disebabkan oleh rokok, bronkitis juga disebabkan oleh virus dan bakteri.
3. Lingkungan
Lingkungan yang tidak sehat juga bisa menjadi sumbangsih penyakit bronkitis. Bronkitis ini disebut dengan bronkitis okupasi, bronkitis jenis ini disebabkan oleh iritasi lingkungan seperti serpihan debu, klorin, dan lain-lain.
Gejala bronkitis ini ditandai dengan:
Sesak napas ketika beraktivitas ringan
Bengek
Mudah lelah
Batuk berdahak dengan warna dahak kemerahan
Sering menderita infeksi pernapasan
Sakit kepala
Telapak tangan, wajah dan selaput lendir berwarna kemerahan
Pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki dan tungkai kanan dan kiri
Pengobatan yang dilakukan untuk bronkitis pada ibu hamil sama dengan pengobatan kepada penderita bronkhitis biasa, jika bronkhitis ini disebabkan oleh virus maka pengobatan dengan menggunakan antibiotik tidak akan berguna, karena penggunaan antibiotik ini digunakan untuk bronkhitis yang disebabkan oleh bakteri. Bronkhitis akut biasanya hanya akan berlangsung dalam waktu beberapa minggu saja.
Pengobatan untuk ibu hamil akan lebih aman dilakukan dengan memperbanyak istitirahat, memperbaiki gaya hidup agar lebih sehat, memperbaiki pola tidur agar lebih teratur, banyak minum, menggunakan pelembab udara untuk membersihkan paru-paru, dan menjauhi penggunaan rokok atau asap rokok. Untuk penderita bronkitis yang tidak hamil, biasanya akan diberikan aspirin, namun ibu hamil tidak diperbolehkan untuk menggunakan aspirin karena akan mengakibatkan pendaharan dan menimbulkan komplikasi.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor.

