Bumil Harus Tahu! Ini Persiapan Menghadapi Perkembangan Kehamilan di Minggu 27

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kehamilan Moms telah memasuki trimester akhir, 3 bulan terakhir menjelang persalinan, apabila sudah berumur 27 minggu. Tentu di usia kehamilan ini, perut sudah tampak bertambah besar. Untuk sekadar menggerakkan badan pun, Moms sudah merasakan kesulitan.
Perlu persiapan yang baik agar perkembangan kehamilan di minggu ke-27 ini lancar hingga proses melahirkan kelak. Apa saja yang terjadi pada janin dan ibu pada minggu ke-27 kehamilan? Simak ulasan berikut.
Kondisi Janin Usia 27 Minggu
- Ukuran JaninDi minggu ke-27 usia kehamilan, berat janin sudah mencapai kurang lebih 900 gram. Panjang janin sudah sekitar 37 cm.
- Perkembangan Organ JaninPada usia kehamilan 27 minggu, wajah si Kecil sudah tampak jelas. Sementara itu, organ-organ tubuh lainnya seperti hati (lever), paru-paru, serta sistem imun sedang mengalami periode perkembangan menuju sempurna. Jaringan otak bayi mulai terbentuk.
- Respons Terhadap LingkunganBayi dalam kandungan sudah bisa merespons suara yang berasal dari luar rahim. Si Kecil akan lebih banyak bergerak saat Moms berada di lingkungan yang bising sebagai cara dia menanggapi lingkungan di sekitarnya. Dia juga sudah bisa mengenali suara kedua orang tuanya.
Yang Moms Rasakan Saat Usia Kehamilan 27 Minggu
Perubahan Fisik
Ketika masuk usia kehamilan 27 minggu, Moms akan merasakan beberapa perubahan fisik sebagai berikut:
- Gejala mabuk dan mual yang dirasakan pada awal kehamilan sudah berangsur-angsur menghilang.
- Sudah mulai beradaptasi dan terbiasa dengan kondisi kehamilan.
- Perasaan bahagia semakin bertambah karena sudah dapat merasakan gerakan-gerakan si Kecil dalam kandungan.
Kiat Menjaga Kondisi Ibu dan Janin
Beberapa kiat untuk menjaga kondisi Moms dan si Kecil dalam kandungan saat usia kehamilan 27 minggu sebagai berikut:
- Banyak konsumsi makanan bergizi karena nafsu makan Moms sudah membaik.
- Mulai lakukan interaksi dengan janin, misalnya dengan sering menyentuh dan mengelus bagian perut.
- Memperdengarkan musik pada janin lewat earphone yang ditempelkan ke bagian perut. Si Kecil akan merespons dengan gerakan.
- Perbanyak relaksasi dan jauhi stres sebagai persiapan untuk menghadapi persalinan.
Cara Mengurangi Rasa Pegal dan Nyeri
Pada usia kehamilan 27 minggu, besar tubuh si Kecil mulai memenuhi setiap rongga dalam rahim. Ada beberapa kiat yang bisa Moms lakukan untuk membuat posisi kepala bayi dan rahim tetap stabil serta mengurangi nyeri dan pegal, yaitu:
- Duduk atau berbaring untuk mengurangi sakit yang Moms rasakan di bagian panggul, punggung dan kaki.
- Kompres dengan air panas bagian tubuh yang terasa nyeri.
- Berendam dalam bak air hangat untuk mendapatkan efek relaksasi dan mengurangi nyeri.
- Berenang untuk meringankan berat badan yang akan meredakan nyeri pada otot pinggul dan punggung.
Kenali Gejala Kelahiran Prematur
Usia kehamilan 27 minggu memiliki risiko tersendiri yaitu adanya potensi kelahiran prematur. Moms harus mengenali gejala dari kelahiran prematur sebagai berikut:
- Kontraksi yang berlangsung dengan interval 10 menit sekali dan tidak berubah meskipun Moms sudah mengubah posisi badan.
- Rasa sakit mirip dengan kram saat haid yang disertai dengan mual dan diare.
- Ada darah dalam cairan miss V.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist
Copyright by Babyologist
