Bye Bye Fever Pasca Vaksinasi DPT

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bye Bye Fever Pasca Vaksinasi DPT
Moms sekalian pasti sudah tidak asing dengan imunisasi DPT, vaksinasi yang biasa diberikan ke anak sebanyak lima kali diawali sejak mereka berusia dua bulan. Nah sebelumnya kita bahas singkat dulu yuk, untuk apa sih sebenarnya vaksinasi DPT? Apakah penting? Vaksinasi DPT merupakan vaksinasi yang wajib dan penting bagi anak untuk mencegah si Kecil terjangkit penyakit difteri (D), bakteri pertusis (P), dan tetanus (T) yang mana bila terjangkit bisa menyebabkan dampak yang fatal hingga kematian.
Jikalau imunisasi-imunisasi si Kecil sebelumnya jarang memberikan efek samping yang signifikan, akan tetapi sering kali menimbulkan sejumlah reaksi di antaranya: demam tinggi, nyeri atau kemerahan di area bekas suntikan hingga bengkak. Moms tetapi tidak usah khawatir karena panas tinggi pada si Kecil pada umumnya akan reda dalam kurun waktu satu dua hari dengan obat ringan seperti parasetamol (biasanya dokter akan meresepkan Sanmol Sirup) atau Ibuprofen. Untuk mengatasi bengkak pada bekas suntikan, Moms dapat mengompres area yang bengkak dengan air hangat atau dingin sambil merilekskan tungkai si Kecil.
Namun apabila Moms tidak berkenan memberikan si Kecil obat, ada tips jitu yang super aman untuk mengatasi kerewelan si Kecil pasca vaksinasi DPT. ASI! Sesederhana itu, Moms hanya perlu meningkatkan frekuensi menyusui si Kecil (direct breastfeeding lebih baik) sehingga si Kecil akan merasa nyaman serta banyak BAK untuk meringankan demamnya. Cara ini diyakini amat jitu lho, Moms, jadi jangan ragu untuk mencoba ya!
