Konten dari Pengguna

Cara Agar Bayi Tidak Cranky Setelah Imunisasi

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Agar Bayi Tidak Cranky Setelah Imunisasi
zoom-in-whitePerbesar

Mom tidak perlu khawatir, karena jika si kecil mengalami reaksi ringan terhadap imunisasi yang diterimanya, Anda bisa dengan mudah mengatasinya. Reaksi yang terjadi bukanlah reaksi berbahaya ataupun membahayakan nyawa buah hati Anda. Bahkan umumnya hanya berlangsung sekitar 1-2 hari saja. Jangan sampai tidak memberikan imunisasi karena cemas akan efek sampingnya, biar bagaimanapun tubuh mereka sangat memerlukan imunisasi.

Manfaat Imunisasi Untuk Anak

Vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh si kecil memiliki peranan untuk memperkuat sistem daya tahan tubuh dan menghindarinya dari serangan berbagai jenis penyakit. Ketika si kecil menerima imunisasi lengkap, maka risiko terserang penyakit akan menurun, begitupun sebaliknya.

Cara Ampuh Mengatasi Rewel Setelah Imunisasi

Jika si kecil menjadi rewel setelah melakukan imunisasi, mungkin itu dikarenakan suhu tubuhnya yang meningkat. Maka dari itu, ketika si kecil demam dan menjadi rewel, Mom bisa mengatasinya dengan melakukan beberapa cara di bawah ini:

1. Pantau Suhu Tubuhnya

Agar bisa memberikan pencegahan sedini mungkin, maka Anda bisa memberinya obat penurun panas yang direkomendasikan oleh dokter anak. Bukan hanya bisa mengurangi demam, memberikan obat penurun panas seperti paracetamol juga bisa mengurangi rasa tidak nyaman yang pada bagian bekas suntikan.  

Untuk hasil yang maksimal, Mom juga bisa membarenginya dengan mengompres menggunakan air hangat apabila suhu tubuh si kecil mencapai angka 38°C. Ingat, jangan mengompres si kecil dengan menggunakan air dingin, agar perbedaan suhunya tidak menimbulkan sejumlah reaksi tertentu pada tubuh si kecil.

2. Jaga Asupan Cairannya

Kondisi suhu tubuh si kecil yang tinggi pastinya bisa memberikan pengaruh terhadap kadar cairan yang ada di dalam tubunya. Maka dari itu, Mom dianjurkan untuk tetap menjaga asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh si kecil. Anda bisa memberikan ASI secara rutin, agar ia tidak mengalami dehidrasi yang bisa memicu reaksi yang lebih parah.

3. Hindari Memberikan Selimut Tebal

“Berikan si kecil selimut yang hangat agar keringatnya cepat keluar dan suhu tubuhnya bisa segera turun.” Apakah Anda pernah menerima nasihat seperti itu? Anggapan tersebut merupakan hal yang kurang tepat. Mengapa? Karena ketika suhu tubuh si kecil tinggi, ia membutuhkan ruangan yang nyaman serta lega agar suhu tubuhnya bisa cepat turun. Mom juga bisa mengenakan si kecil dengan pakaian yang tipis dan juga longgar, namun tetap pastikan ia tidak kedinginan.

4. Kompres Bekas Suntikannya

Ketika si kecil rewel setelah menerima imunisasi, Anda juga bisa memberikan kompresan di daerah sekitar bekas suntikan dengan menggunakan air dingin, karena mungkin saja suhu tubuh yang naik ini diakibatkan oleh adanya pembengkakan pada area bekas suntikkan. Kompresan ini bukan hanya bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit, namun juga bisa mengurangi pembengkakan.

5. Berikan Pijatan Lembut

Cara terakhir yang cukup ampuh adalah memberinya pijatan lembut agar ia bisa merasa nyaman dan suhu tubuhnya lekas turun.

Intinya Anda tidak perlu khawatir ketika si kecil mengalami demam setelah imunisasi, kondisi ini merupakan kondisi normal dan sering dialami anak-anak setelah menerima imunisasi.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.