Cara Membersihkan Kotoran pada Telinga Bayi dan Anak

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Telinga bayi yang masih kecil:
Hindari penggunaan obat apapun untuk membersihkan telinganya, kecuali jika diresepkan oleh dokter.
Bersihkan kotoran pada lekukan telinga luar dengan cotton buds yg sdh d basahi atau dengan menggunakan kapas lembab (basah tapi airnya sudah diperas).
Tidak memaksa mengeluarkan dan membiarkan kotoran dalam lubang telinga karena akan keluar dengan sendirinya. Kotoran itu adalah produk alami telinga yang berfungsi sebagai antiseptik. Kotoran tersebut juga bertugas sebagai pelindung telinga yang bertugas menangkap benda-benda asing dari luar.
Menghisap ASI/Dot serta mengunyah makanan merupakan cara alamiah dalam mengeluarkan kotoran pada telinga bayi
Telinga anak:
Untuk membersihkan telinganya yang kotor, gunakan cotton bud. Tidak perlu terlalu dalam memasukan cotton bud, maksimal 1 cm ke arah lubang telinga. Hal ini untuk mencegah kotoran akan terdorong semakin ke dalam sehingga malah menambah tumpukan kotoran telinga dan mengganggu pendengaran.
Apabila ada kotoran telinga yang terlihat menggumpal, sebenarnya dapat diambil sendiri tanpa perlu ke dokter. Caranya melunakkan kotoran terlebih dahulu dengan cairan karbogliserin (dapat dibeli di apotek). Namun, jika Moms ragu, bawalah anak ke dokter untuk dibersihkan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan bunda untuk menjaga telinga si kecil:
Selalu perhatikan telinga si kecil untuk memastikan dalam keadaan bersih atau sudah kotor
Secara rutin (6 bulan sekali) ajak si kecil yang masih balita untuk kontrol ke dokter THT
Jangan biarkan anak terpapar suara-suara keras yang dapat merusak gendang telinga (mendengarkan musik bervolume keras dengan headphone, suara-suara di arena permainan di mall)
Semoga bermanfaat.
By: Maulidah
