Cara Mengajari Anak Menggosok Gigi dari Usia Dini

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Menggosok gigi itu penting! Ini merupakan pernyataan yang selalu kita dengar. Tapi sering sekali kita mengalami kendala sewaktu menyikat gigi anak karena ia tidak suka giginya disikat, bahkan ada yang memberontak dan menangis, sehingga sebagian Mommy ada yang tidak tega memaksa dan akhirnya skip untuk sikat gigi.
Jadi sebelum saya terapkan Jaey untuk sikat gigi, ini yang saya lakukan hingga sekarang dia suka untuk menyikat gigi dia sendiri:
1. Biasakan membersihkan gusi dan lidah bayi
Meskipun belum ada gigi, tetapi penting sekali untuk tetap membersihkan gusi dan lidah untuk menghindari tumbuhnya Jamur. Menurut saya, bagian ini tidak boleh di-skip, supaya si anak terbiasa dan tahu saatnya untuk membersihkan mulut.
2. Perkenalkan Toothbrush
Perkenalan ini penting sekali ya Moms. Supaya sebelum mulai sikat sikat, Jaey tahu benda ini apa. Saya selalu sounding ke Jaey dengan menunjukan sikat gigi dan memberitahu fungsinya untuk apa.
3. Teether yang ada bentuk sikatnya
Teether yang bentuk sikat ini juga membantu loh Moms, ketika si anak menggigit, bagian dari sikat teether itu bisa membantu membersihkan gusi, sekaligus memberikan sensasi yang mirip dengan sikat gigi.
4. Gosok gigi di depan anak
Ini yang aku lakukan sejak Jaey 6 bulan, saya selalu gosok gigi di depannya supaya dia melihat dan memiliki rasa curious. Dan sesekali biarkan dia memegang sikat gigi dia sendiri sambil melihat kita menyikat gigi.
5. Biarkan anak untuk main dengan sikatnya atau menggosok sendiri, lalu kita melanjutkan
Tujuannya agar anak lebih rileks dan tidak stres. Setelah anak puas bermain, barulah kita bantu menyikat hingga bersih.
Apa yang harus dilakukan jika anak menolak menyikat gigi hingga nangis histeris?
1. Tetap sounding tiap hari
Anak tetap dikasitau dan tunjukkan sikat gigi. Biarkan dia memegang sendiri sikat giginya (dalam pantauan orang tua apabila sikat giginya panjang).
2. Orang tua menggosokkan
Apabila anak menolak, orang tua tetap harus menggosokkan. Meskipun menangis, itu tidak akan menjadikan dia trauma gosok gigi, melainkan nanti akan terbiasa sendiri.
Biasanya menggosok gigi anak memang harus put effort ya Moms. Most kids memang awalnya menolak, tetapi bukan berarti kita berhenti, apalagi kalau si Kecil sudah tumbuh gigi.
Semoga bermanfaat.
By: Junis Kenshi
Copyright by Babyologist
