Cara Mengatasi ASI Yang Tidak Keluar

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pasca melahirkan, tugas seorang Ibu selanjutnya adalah untuk menyusui. Namun, sebagian Ibu akan mengalami ASI yang tidak keluar secara normal seperti pada umumnya. Seharusnya ASI akan keluar 3 hari setelah melahirkan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut, seperti stress, kelebihan berat badan, dan lain sebagainya. Ketika ASI tidak keluar dengan normal, maka kebutuhan nutrisi bayi tidak akan tercukupi. Kelancaran ASI dipengaruni juga oleh isapan bayi, apabila si bayi terbiasa atau sering mengisap payudara ibunya, maka ASI yang keluar akan semakin banyak. Namun, biasanya si Ibu tidak memberikan ASI jika yang keluar hanya sedikit, alhasil lama kelamaan produksi ASI akan berhenti.
Seperti apapun keadannya, sangatlah penting untuk segera mendapatkan solusi untuk memproduksi ASI yang lancar. Hal ini dikarenakan asupan ASI sangat penting bagi tumbuh kembang bayi. Kurangnya asupan ASI akan mengakibatkan berat badan bayi menurun. Hal ini dapat membuat proses perkembangan bayi menjadi terhambat dan tidak berlangsung dengan normal. Bahkan, kurangnya asupan ASI dapat menimbulkan penyakit kuning pada bayi.
Salah satu cara untuk melancarkan produksi ASI adalah dengan melakukan kontak langsung secara rutin dengan bayi. Sentuhan kulit Ibu kepada bayinya akan meningkatkan hormon oksitosin dan prolaktin yang berperan dalam memproduksi ASI. Ketika bayi baru lahir, langsung dekapkan di dada lalu dekatkan pada payudara. Teknik ini akan membuat bayi mendapatkan banyak kolostrum serta menghindarkan si Ibu dari mastitis.
Alternatif selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan proses tradisional yaitu memijat payudara menggunakan tangan. Pijat payudara selama 10 hingga 20 menit dengan menggunakan tangan setiap dua sampai tiga jam sekali. Cara ini akan membantu tubuh untuk menghasilkan lebih banyak prolaktin yang akan memperlancar produksi ASI. Dari sekian banyak solusi yang ada, hal terpenting yang perlu dingat adalah untuk tidak panik. Tubuh seorang Ibu yang baru melahirkan sudah pasti dapat memproduksi ASI karena hormon dan aliran darah. Namun, semuanya tidak akan berlangsung dengan lancar ketika si Ibu kurang mendapatkan dukungan dan motivasi dari orang di sekitarnya. Motivasi yang kuat dari dalam diri seorang Ibu untuk memberikan yang terbaik bagi bayinya akan membuat ASI keluar secara normal.
Â
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor.Â
