Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Bayi Yang Sering Bangun Tengah Malam

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biasanya kalau mau lahiran, banyak yang bilang, “selamat begadang ya” nah kalau dulu saya mikirnya, pasti bisa lah kalau begadang, toh saya pas masih gadis juga suka begadang. Ternyata setelah lahiran, Begadang rasanya jadi berat, ya tapi tetap dinikmati ya. Soalnya dari pagi sampai malam ngurusin baby yang bentar melek bentar tidur, gendongin, nyusuin, plus mau pompa dan beres-beres. Jadi kalau malamnya harus begadang lagi, rasanya akan melelahkan. 

Bayi yang baru lahir biasanya sering bangun di tengah malam dan biasanya hal ini terjadi hingga dia berumur 1-2 bulan. Nah setelah itu jam tidurnya menjadi lebih teratur. Porsi tidur bayi yang baru lahir adalah 15–18 jam sehari, dan bisa 4-7 kali terbangun dari tidurnya. 

Tapi kadang ada juga bayi di atas 2 bulan yang masih sering bangun tengah malam. Untuk itu, berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut:

Kenalkan bayi terhadap waktu siang dan malam Kalau siang pasti lebih terang dan berisik, sedangkan kalau malam hari pas mau tidur biasanya saya matikan lampu dan suasananya saya biarkan sepi, paling sambil saya putar lagu-lagu yang tenang. dengan begitu ia akan terbiasa dan mampu membedakan kedua periode tersebut. 

Perhatikan dan atur pola tidur bayi Mom harus tahu anak biasanya tidur berapa jam sekali dan durasinya berapa lama dan Mom coba mengatur agar porsi tidurnya lebih banyak di malam hari.

Sebelum tidur, kenyangkan bayi Susui bayi hingga ia merasa kenyang agar tidak terbangun kelaparan.

Hangatkan bayi Kalau bayi masih mau pake bedong, Mom bisa pakaikan bedong untuk menghangatkannya. Tapi dalam kasusnya Calvin, ketika umur 2 minggu dia sudah tidak mau dibedong, maka saya selimutin supaya hangat. Rasa hangat akan membuat bayi tidur lebih nyenyak. 

Kalau bayi tiba-tiba terbangun, coba untuk menggendong/mengayunkan bayi. 

Semoga bermanfaat.

By: Felicia Denisa.