Cara Mengatasi PUPPP Saat Hamil

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Hai moms, ada yang mengalami PUPPP saat hamil? istilah aneh dalam pregnancy yang harus kita perhatikan.
Saat hamil kedua ini memasuki usia 28 minggu, saya mengalami ruam merah bentol-bentol dibagian lipatan kaki. Pertama saya pikir cuma alergi biasa jadi saya konsumsi air kelapa muda saja, lalu saat usia kandungan 29minggu, ruam merah menyebar ke daerah perut sebelah kanan dan menimbulkan rasa gatal yang parah sampai saya tidak bisa tidur di malam hari. Karena saya takut menggaruk bagian perut karena parno strech mark, jadi saya cuma olesin olive oil dan minyak tawon ke bagian yang gatal. Sampe beberapa hari tidak membaik malah menjalar ke perut sebelah kiri, akhirnya saya memutuskan berkonsultasi ke dokter kandungan. Hasil konsultasi ke dokter kandungan saya positif terkena PUPPP (Pruritic Urticarial Papules and Plagues of Pregnancy). Seperti disambar petir moms, saya takut itu adalah penyakit langkah dan memberikan efek buruk ke bayi yang saya kandung.
Dokter saya menjelaskan bahwa PUPPP itu terjadi karena hormon kehamilan yang meningkat sehingga menyebabkan kondisi kulit kering meregang dan akan membaik dengan sendirinya 2-3minggu setelah melahirkan. Yang patut kita syukuri bahwa tidak ada efek apapun yang berbahaya ke bayi yang kita kandung. Sejauh ini tidak ada obat yang bisa mencegah terjadinya PUPPP. Gatal karena PUPPP bisa ditekan dengan menjaga kelembapan kondisi kulit kita.
Berikut beberapa tips dari dokter kandunganku Moms:
1. Gunakan pelembab
Setelah mandi, mau tidur, dan saat merasa gatal selalu gunakan pelembab yang aman untuk ibu hamil ya moms, saya pribadi pakai cetaphil daily baby lotion.
2. Pakai baju yang serap keringat
Selama gatal saya pakai baju yang tipis dan menyerap supaya tidak gampang keringatan, keringat berlebih menyebabkan kulit semakin ruam parah ya moms.
3. Sering ganti baju
Jika merasa gerah atau berkeringat, saya selalu mengganti pakaian saya dengan yang baru.
4. Mandi pakai sabun untuk melembabkan kulit
Saya pakai cetaphil baby bath and wash yang aman untuk bayi juga moms, kandungan moisturizernya oke banget dan tidak menyebabkan alergi meski ke kulit bayi sekalipun.
5. Jangan digaruk
Digaruk akan menyebabkan jaringan kulit rusak moms, kalau diperut akan menyebabkan strechmark. Jadi kalau gatal parah sering-sering olesin lotion aja mom pasti akan mendingan.
6. Tidak makan pencetus alergi
Dokter saya menyarankan untuk stop dulu makanan pencetus alergi seperti telor, seafood, susu sapi supaya tidak makin parah ruamnya. Jika moms baru mengalami PUPPP cepatlah konsultasi ke dokter kandungan supaya tidak menyebar dan tidak menimbulkan bekas yang buruk pada kulit kita.
Semoga bermanfaat.
By: Leticia Sellina via Babyologist
