Cara Menghadapi Mertua yang Suka Ikut Campur

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hai, Moms! Setiap orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya, begitu pula dengan mertua. Ada kalanya mertua ingin tahu kondisi atau kendala yang terjadi dalam rumah tangga anaknya, namun terkadang sikap yang ditunjukkannya membuat kita merasa tidak nyaman. Nah berikut beberapa tips menghadapi mertua:
1. Pahami maksud baiknya, meski caranya beda. Segala sesuatu yang keluar dari mulut mertua, berpikirlah positif.
2. Kompaklah dengan pasangan sehingga 1 suara. Jangan memberikan penjelasan yang apabila ditanyakan kembali pada pasangan ternyata pasangan kita tidak setuju.
3. Diskusikan dengan pasangan tanpa menjelek-jelekkan mertua. Coba berbicara baik-baik dengan pasangan dan cari solusi yang keduanya juga setuju.
4. Jangan meladeni atau memancing perdebatan. Kalau kita sudah mencoba menjelaskan namun tidak dihiraukan atau merasa mertua lebih benar, sebaiknya kita diam dan iya-iya saja dahulu, nanti baru dibicarakan dengan pasangan karena bagaimanapun setiap keluarga memiliki budaya dan pemikirannya masing-masing.
5. Batasi cerita tentang rumah tangga pada mertua. Ceritalah sebatasnya atau seadanya, dalam artian ceritakanlah hal-hal yang biasa dan baik-baik saja.
6. Meski berbeda pendapat, tetaplah baik. Bagaimanapun mertua adalah orang tua, jadi sebaiknya apa pun yang dikatakan iya saja dahulu, masalah nanti mau dilakukan atau tidak, diskusikan dengan pasangan.
7. Terimalah ia karena mertua adalah orang tua kita juga. Bagaimanapun ketika kita sudah menikah, mertua adalah orang tua kita juga.
8. Berdoalah agar mertua dilembutkan hatinya.
Semoga bermanfaat ya, Moms.
