Konten dari Pengguna

Cara Mengidentifikasi dan Mengobati Kutu Rambut

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Mengidentifikasi dan Mengobati Kutu Rambut
zoom-in-whitePerbesar

Kutu rambut dapat hinggap pada siapa saja, terutama anak-anak. Saat sekolah dulu, saya pernah juga terkena kutu rambut ini. Rasanya sangat tidak nyaman. Banyak yang salah persepsi bahwa kutu rambut hanya akan hinggap pada orang yang kotor. Faktanya, kutu rambut dapat berkembang biak bahkan di kulit kepala yang benar-benar bersih.

Kutu rambut berpindah dengan cara merayap. Oleh karena itu, penularannya adalah melalui kontak langsung dengan penderita. Misalnya menggunakan topi, handuk, helm yang sama. Atau duduk bersebelahan dengan penderita kutu rambut.

Tanda Telah Dihinggapi Kutu Rambut 

Rasa gatal di kulit kepala

Terasa ada yang bergerak-gerak di rambut atau kulit kepala

Merah-merah di kulit kepala, belakang leher, dan belakang telinga

Terlihat putih-putih di rambut, yang sebenarnya adalah telur kutu.

Jika dilihat sekilas di rambut, telur kutu rambut menyerupai ketombe. Namun jika kita amati, maka akan terlihat perbedaannya, yaitu:

Ketombe biasanya pipih, telur kutu bentuknya bulat

Ketombe akan jatuh jika dikibas atau lepas jika ditarik, telur kutu lebih lengket dan susah dilepas dari rambut

Jika dijatuhkan di permukaan putih seperti tisu, ketombe akan tetap terlihat berwarna putih, sedangkan telur kutu terlihat hitam atau kekuningan.

Cara Mengobati Kutu Rambut

Cara alami membasmi kutu rambut bisa dengan menyiramkan tea-tree oil atau minyak kayu putih di kulit kepala dan rambut, setelah itu disisir dengan sisir serit. Namun cara ini membutuhkan biaya lebih besar dan waktu lebih lama. 

Waktu dulu kena kutu rambut ini, saya pakai Peditox yang dijual di apotek. Cara pakainya:

Kocok terlebih dahulu. Kemudian tuang Peditox yang bentuknya cair ke kulit kepala dan rambut, terutama di wilayah yang terinfeksi kutu.

Tutup kepala dengan shower cap.

Diamkan 10 menit

Setelah itu, bilas dengan air bersih

Sisir rambut dengan menggunakan sisir serit untuk melepaskan telur kutu yang masih menempel.

Amati dalam 7 hari, apakah masih ada kutu atau tidak. Jika masih ada, ulangi pemakaian. Peditox ini tidak boleh dipakai tiap hari ya Moms.

Jangan lupa membersihkan dan menjemur peralatan yang sudah terinfeksi kutu dan telurnya untuk memutus mata rantai penyebaran kutu. Karena jika kutu sudah mati dan kita memakai kembali peralatan yang masih ada kutunya, maka akan terinfeksi lagi. Topi, helm, baju, handuk, seprai dan selimut wajib dicuci dan dijemur di matahari terik seharian. Untuk lantai dan tempat tidur juga wajib dibersihkan.

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen