Konten dari Pengguna

Cara Mudah Mengeluarkan Lendir di Hidung Bayi

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Mudah Mengeluarkan Lendir di Hidung Bayi
zoom-in-whitePerbesar

Hidung bayi tersumbat biasanya disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh bayi yang masih berkembang dan hal tersebut dapat membuat Si Kecil lebih rentan terhadap flu. Bahkan, bayi akan terkena flu atau pilek sekitar 4-10 kali di tahun pertama.

Virus flu akan tertular lewat orang-orang di sekitarnya atau dengan mainan-mainan si Kecil yang terkontaminasi. Apalagi jika udara dingin, hidung bayi akan menjadi lebih kering dan membuat virus lebih mudah masuk. Maka terjadilah flu atau pilek pada bayi yang akan mengakibatkan tersumbatnya hidung bayi.

Saat bayi terserang pilek, yang paling sering membuat orang tua khawatir adalah bayi sulit bernafas karena hidung bayi tersumbat. Lendir atau ingus dari hidung bayi memang harus selalu dibersihkan. Hidung yang tersumbat juga dapat menurunkan nafsu makan si Kecil, sehingga kondisi ini harus ditangani sesegera mungkin.

Berikut beberapa cara aman untuk mengeluarkan lendir pada hidung bayi:

Cara Mudah Mengeluarkan Lendir di Hidung Bayi  (1)
zoom-in-whitePerbesar

Gunakan obat saline pada hidung

Saline adalah obat semprot hidung yang sering disebut nasal spray, dan aman digunakan untuk bayi, balita, dan anak-anak. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi produksi lendir yang menyumbat hidung. Supaya si Kecil nyaman, gunakan obat ini ketika ia berbaring. Selanjutnya, tegakkan sedikit kepalanya dan semprotkan obat sebanyak 2-3 kali melalui lubang hidung.

Bersihkan ingus dan lendir pada hidung bayi

Saking banyaknya ingus atau lendir di dalam hidung bayi, lendir akan keluar dan menempel di area luar hidung. Jika tidak dibersihkan, lendir akan mengeras dan membuat bayi semakin sulit bernapas. Untuk mengatasinya, Moms bisa membersihkan ingus di area luar hidung dengan tisu atau kapas yang sudah dibasahi sedikit dengan air hangat. Hal ini membuat ingus yang mengeras jadi lebih mudah dibersihkan.

Cara Mudah Mengeluarkan Lendir di Hidung Bayi  (2)
zoom-in-whitePerbesar

Tepuk punggung bayi perlahan

Biasanya, bayi yang hidungnya tersumbat akan rewel dan tidak nyaman. Untuk membuatnya nyaman, Moms bisa menepuk-nepuk bagian belakang bayi secara perlahan. Jadi, buat si Kecil tengkurap kemudian tepuk perlahan punggungnya. Cara ini juga membantu lendir-lendir yang menyumbat keluar dari dalam hidung.  

Atur posisi tidur Si Kecil

Buat ia lebih nyaman ketika hidungnya tersumbat dengan cara meninggikan posisi kepalanya. Posisi kepala yang lebih tinggi membuat si Kecil lebih mudah menghirup udara. Selain itu, posisi ini juga membuat lendir tidak menggumpal di dalam hidung. Jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan cairan bayi, supaya lendir tidak menyumbat pernapasannya.

Menyalakan mesin pelembab udara (humidifier)

Cara lain untuk mengatasi hidung tersumbat pada bayi adalah dengan menggunakan mesin pelembab udara atau humidifier. Alat ini akan membuat udara di ruangan menjadi hangat dan lembab, sehingga lendir tidak mengeras di dalam hidung.

Gunakan nasal aspirator

Cara Mudah Mengeluarkan Lendir di Hidung Bayi  (3)
zoom-in-whitePerbesar

Cara paling aman untuk mengeluarkan ingus atau lendir dari hidung bayi adalah dengan menggunakan nasal aspirator khusus bayi. Hindari memencet hidungnya seperti yang biasa dilakukan orang dewasa. Hidung bayi masih sangat sensitif dan lubang hidungnya pun kecil. Memencet hidung bayi dapat membuat ingus atau lendir malah masuk ke rongga sinus yang ada di samping kiri dan kanan hidung. Akibatnya, bayi malah bisa terkena sinusitis.

Dengan menggunakan nasal aspirator, Moms dapat menyedot lendir dari hidung bayi dengan aman. Si Kecil pun akan merasa lebih nyaman karena nasal aspirator khusus bayi biasanya kekuatan sedotnya diatur sedemikian rupa sehingga tidak terlalu kencang. Isapan yang terlalu kencang dapat melukai hidung si Kecil, sehingga ia bisa trauma dan menolak ketika Moms ingin membersihkan hidungnya lagi.

Semoga bermanfaat.

By. Babyologist Editor

Copyright by Babyologist