Konten dari Pengguna

Cara Praktis Mengolah dan Menyimpan Daging Untuk MPASI

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Praktis Mengolah dan Menyimpan Daging Untuk MPASI
zoom-in-whitePerbesar

Moms saya mau sharing bagaimana saya mengolah dan menyimpan daging untuk MPASI. Mungkin Moms sudah menerapkannya juga ya di rumah. By the way mengapa ini sambil saya catat Moms? Tujuannya agar tidak lupa nanti untuk anak-anak berikutnya dan sekaligus untuk berbagi dengan Moms yang lainnya.

Pertama kali memberikan MPASI daging, saya kasih daging ke Willow itu langsung dari bongkahan daging yang di freezer, dikeluarkan lalu taruh di mangkok dan direndam air. Tapi ini bisa seharian karena langsung dari bongkahan daging cukup besar ya padahal butuhnya dikit untuk 1 kali makan aja.

Jadi Akhirnya Menggunakan Cara Praktis Berikut Untuk MPASI Berbahan Daging

<ul>

  • Potong daging seukuran setengah telunjuk (untuk 1 kali makan). Saya tidak pakai takaran atau timbangan ya Moms feelingnya saja. Sudah biasa potong pasti sudah tahu kira-kiranya seberapa.

  • Taruh di plastik klip setiap 1 porsi dagingnya. Plastiknya ukuran kecil, tidak usah yang besar.

  • Daging-daging yang sudah dimasukkan ke plastik klip disimpan dalam food storage yang rapat lalu letakkan di freezer. Biasanya saya sekali potong-potong daging ayam bisa sampai 20 porsi atau setara untuk MPASI selama 20 hari.

  • Untuk penyimpanan daging ayam dan sapi saya pisahkan kotaknya dan dikasih label jadi gampang kalau mau pakai tinggal dibaca.

  • Kalau mau digunakan, tinggal ambil mau berapa porsinya lalu pindahkan dari freezer ke chiller atau kulkas biasa. Lalu cuci bersih dan siap dimasak.

  • Done. Jadi kalo mau masak daging tidak perlu repot lagi mesti nunggu seharian biar bisa dipotong atau diparut.

TIPS

Untuk MPASI saya pilih daging dada ayam kampung, kenapa dada? Karena urat-uratnya jauh lebih sedikit daripada bagian paha. Bersihinnya pun lebih mudah Moms. Dan untuk daging sapi, yang khas bagian dalam.

Semoga bermanfaat.

By: Yanni Williams

Copyright by Babyologist