Konten dari Pengguna

Cara Terbaik Mengajarkan Abjad ke si Kecil

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Terbaik Mengajarkan Abjad ke si Kecil
zoom-in-whitePerbesar

Sebagian besar anak mulai mampu mengenali huruf pada usia antara dua hingga tiga tahun. Kemudian, mereka mengenali sebagian besar huruf antara empat hingga lima tahun. Ini artinya, Moms sudah bisa mulai mengajarkan tentang alfabet ketika usia si Kecil sekitar dua tahun.

Meskipun demikian, Moms jangan mengharapkan si Kecil langsung menguasai penuh semua huruf-huruf ini. Apalagi, balita belajar dengan cara yang berbeda jika dibandingkan dengan anak yang sudah lebih dewasa. Memperkenalkan alfabet dengan media bantu kartu flash (flashcards) dan rekaman audio lebih cocok untuk anak yang lebih dewasa.

Untuk balita, gunakanlah alat bantu visual seperti buku bergambar alfabet berwarna-warni. Biarkan si Kecil menunjuk dan menyebutkan huruf yang mereka kenali serta warna, bentuk, dan objek lain dalam buku tersebut. Ahli psikologi perkembangan, Judith Hudson, menyampaikan beberapa tips untuk mengajarkan abjad kepada si Kecil.

Langkah pertama dalam mengajarkan alfabet kepada si Kecil adalah membuatnya tertarik mendengarkan cerita. Sekitar umur dua atau tiga tahun, anak-anak yang lebih sering dibacakan buku cerita lebih cepat mengetahui bahwa sebuah buku berisi tulisan yang terdiri dari huruf-huruf.

Ada banyak cara untuk memperkenalkan si Kecil abjad satu per satu. Moms bisa memulai dengan menulis dan mengeja nama si Kecil. Lambat laun, dia akan mengetahui bahwa huruf-huruf tersebut jika diletakkan sedemikian rupa akan membentuk namanya. Moms dapat mengenalkannya dengan mainan magnet huruf yang bisa ditempelkan ke kulkas dan lain sebagainya.

Jika si Kecil tertarik, jangan ragu untuk terus membantu si Kecil mempelajari lebih banyak abjad. Namun, jika dia berusia kurang dari empat tahun dan tidak menunjukkan tanda-tanda ketertarikan, lebih baik menundanya untuk mengajarkan alfabet lebih lanjut. Tidak ada bukti bahwa mempelajari alfabet di usia sangat dini terkait dengan keterampilan membaca yang lebih maju di kemudian hari.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor