Konten dari Pengguna

Caraku Agar si Kecil Cepat Berjalan

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak balita berjalan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Anak balita berjalan. Foto: Shutterstock

Momen menyaksikan tumbuh kembang si Kecil adalah momen paling berharga bagi setiap Moms, mulai dari tengkurap, duduk, merangkak, hingga berjalan. Namun, sejatinya pertumbuhan setiap anak berbeda-beda.

Tak jarang, Moms dibuat khawatir jika si Kecil belum menunjukkan kepandaian selayaknya anak seusianya. Contohnya, saat anak lain sudah bisa berjalan, anak Moms malah belum. Namun, sebelum Moms menuding si Kecil, ada baiknya Moms cari tahu dulu mengenai tahapan ideal tumbuh kembangnya.

Mengenai berjalan, seharusnya si Kecil sudah bisa menunjukkan kemampuannya untuk melangkah di usia 9-12 bulan. Selanjutnya, di usia 14-15 bulan, si Kecil baru mulai berjalan. Namun, Moms tak usah berkecil hati jika si kecil sampai usia 15 bulan masih belum bisa berjalan.

Sebab, pertumbuhan setiap anak berbeda-beda, ya, Moms, tak bisa disamakan. Jika memang si Kecil belum menunjukkan kemampuannya untuk berjalan, mungkin ada kemampuan lain yang si Kecil bisa tunjukkan, seperti berbicara. Banyak lho, Moms, anak yang berbicara terlebih dahulu sebelum berjalan. Seperti anak saya yang sekarang hampir menginjak usia 1 tahun.

Yang harus Moms waspadai adalah jika si kecil sudah memasuki usia 18 bulan, namun masih belum juga bisa berjalan. Moms harus segera konsultasi ke dokter agar bisa ditindaklanjuti penyebab dan penanganannya.

Saya akan sharing beberapa tips yang saya lakukan sehari-hari, agar si kecil cepat berjalan:

  1. Ajak si Kecil latihan berjalan secara konsisten

Hal ini bertujuan agar otot-otot si kecil terlatih dan kuat untuk segera berjalan. Kegiatan ini bisa Moms lakukan di rumah atau di halaman dengan cara melatih si Kecil, atau jika Moms ingin si Kecil lebih mandiri, Moms bisa membeli mainan khusus untuk melatih si kecil berjalan. Biasanya mainan ini berbentuk seperti kereta dorong.

  1. Lakukan stimulasi untuk mempercepat si kecil berjalan

Stimulasi ini bisa Moms lakukan dengan cara memijat di bagian tertentu si Kecil atau Moms membiarkan si Kecil belajar berjalan tanpa alas kaki (nyeker). Berjalan nyeker sangat bagus untuk memperkuat tulang si kecil lho, Moms.

Namun, jika berjalan di halaman, pastikan pijakan si kecil saat berjalan aman dari benda-benda berbahaya seperti batu tajam, kotoran hewan, dan lain-lain ya, Moms. Jika Moms ragu dan ingin safety, Moms bisa membeli sepatu khusus dengan alas tipis (barefoot).

Biasanya sepatu ini di desain khusus agar saat si Kecil berjalan seperti tidak memakai sepatu (nyeker). Hindari memakaikan sepatu yang sempit dan bagian depan yang terlalu mengerucut. Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan kaki si Kecil terganggu dan membuat kaki si Kecil kurang nyaman dan leluasa, terutama di bagian jari-jarinya.

  1. Ajarkan si kecil berjalan dengan menggunakan mainan favoritnya

Caranya, biarkan si Kecil berdiri. Setelah si Kecil berdiri, arahkan mainan favorit si Kecil di hadapannya, sehingga si Kecil tertarik dan akhirnya melangkah untuk mengambil mainannya.

  1. Lakukan sounding

Hal ini harus dilakukan secara konsisten ya, Moms. Berikan sugesti positif pada si kecil setiap si kecil hampir terlelap tidur. Ucapkan kata kata positif yang mendorong si kecil agar cepat berjalan. Contohnya "nak, sudah waktunya kamu berjalan, ibu tahu kamu bisa, ibu tahu kamu pintar, saat bangun tidur nanti kamu bisa berjalan ya."

  1. Jadikan kegiatan berjalan si kecil menjadi hal yang menyenangkan

Si kecil merasa senang dan semangat untuk latihan berjalan, contohnya saat latihan berjalan. Moms bisa mengajarkan si kecil berjalan sambil bermain, bernyanyi, dan lain-lain.