Konten dari Pengguna

Cheese Cake Lumer Oreo, No Baked

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cheese Cake Lumer Oreo, No Baked

Moms mau bikin cemilan untuk si Kecil tapi bingung mau bikin apa? Ga usah bingung-bingung Moms karena aku mau berbagi resep cemilan yang dijamin enak dan si Kecil suka, terutama anak-anak yang hobi makan keju.

Cheese Cake Lumer Oreo

Bahan-Bahan:

- Keju Prochiz (170gr)- Susu UHT Ultramilk varian full cream (500ml)- Santan kental Sasa (100ml)- Susu kental manis Frisian Flag (5 sdm)- Tepung maizena (3 sdm)- Biskuit oreo vanilla (1 bungkus)- Gula pasir (3 sdm)

Cara Membuat:

1. Pisahkan biskuit oreo dan creamnya.

2. Haluskan biskuit oreo. Boleh menggunakan blender.

3. Parut keju sebanyak 100gr.

4. Campurkan parutan keju, susu UHT, santan kental, gula pasir, susu kental manis, dan cream oreo yang sudah dipisahkan.

5. Masak adonan dengan api sedang sambil terus diaduk.

6. Larutkan tepung maizena dengan menggunakan air biasa.

7. Jika adonan sudah menyatu dan panas, masukkan larutan maizena sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.

8. Matikan api jika adonan sudah mengental. Ditandai dengan gelembung yang timbul ketika mendidih (meletup-letup).

9. Siapkan wadah kecil untuk menata adonan.

10. Masukkan adonan pada wadah sebanyak 1 sendok atau sesuai keinginan sebagai lapisan pertama. Masukkan bubuk oreo sebagai lapisan kedua. Masukkan kembali adonan. Lalu, beri parutan keju dan biskuit oreo mini sebagai toping.

11. Siap disajikan.

Mudah kan moms? Bahan-bahan yang digunakan tidak harus sama ya moms. Takarannya juga bisa menyesuaikan selera masing-masing. Jika si kecil masih di bawah 2 tahun, moms bisa menggunakan bahan-bahan sesuai umur si kecil ya. Misalnya ultramilk diganti dengan ultramimi, keju prochiz diganti dengan keju babybel dan sebagainya.

Kuncinya, pastikan tepung maizena sudah larut dengan baik agar tidak menimbulkan gumpalan dan adonan harus terus diaduk. Kemudian jika adonan dirasa belum cukup mengental, bisa ditambahkan lagi larutan maizena hingga adonan sudah mengental dan sesuai dengan tekstur yang diinginkan. Untuk penyajiannya juga bebas ya moms sesuai dengan besar wadah yang digunakan. Bisa 3 lapisan seperti yang saya lakukan atau lebih. Silahkan menggunakan kreatifitas masing-masing.