Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Anak Cacingan Menurut Jenis Cacingnya

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak berusia 5-10 tahun rawan terkena cacingan. Infeksi akibat cacing biasanya tidak menunjukkan gejala-gejala yang terlihat jelas. Kadang-kadang, anak yang terkena cacingan merasa gatal dan kemerahan di bagian pantat.

Si Kecil rentan terkena cacingan karena anak-anak belum paham tentang pentingnya menjaga kebersihan. Penyebab utama cacingan adalah mengabaikan kebersihan diri dan lingkungan. Bermain di tempat yang terkontaminasi telur cacing, makan makanan tidak higienis atau tidak dimasak dengan benar/matang adalah penyebab utama lainnya seorang anak terkena cacingan.

Berdasarkan jenis cacingnya, berikut ciri-ciri cacingan pada anak

  1. Cacing tambang (Acylostoma duodenale dan Necator americanus)Cacing tambang biasanya mengisap darah penderita dengan melekatkan dirinya pada usus dengan menggunakan mulut mereka. Setelah itu, cacing tambang masuk melalui kulit kaki dan menginfeksi bagian dalam tubuh melewati darah. Organ yang dapat terinfeksi di antaranya adalah jantung dan paru-paru.Ciri-ciri anak terinfeksi cacing tambang di antaranya mual, demam, anemia, tidak nafsu makan, diare, nyeri perut, tinja berdarah, dan gatal pada area larva masuk ke dalam kulit.
  2. Cacing pita (Taenia sp.)Cacing pita menginfeksi usus dengan cara menempelkan kepalanya pada dinding usus. Bagian tubuhnya akan bertambah panjang. Cacing ini dapat memproduksi telur di dalam usus.Gejala yang ditimbulkan oleh infeksi cacing pita sulit dideteksi. Namun, perlu diperhatikan jika si Kecil menunjukkan gejala sakit perut, mual, lemah, lemas, hilang nafsu makan, dan penurunan berat badan. Kerusakan organ dan jaringan tubuh dapat terjadi apabila infeksi caing pita telah menyebar dalam tubuh.
  3. Cacing gelang (Ascariasis lumbricoides)Cacing gelang biasanya hadir di makanan atau minuman. Infeksi cacing gelang baru diketahui setelah melihat cacing tersebut keluar bersamaan dengan tinja. Cacing ini hidup secara parasit di dalam usus halus. Jika cacing gelang masuk ke dalam paru-paru, si Kecil mungkin akan menunjukkan gejala batuk-batuk.Ciri-ciri anak terinfeksi cacing gelang di antaranya batuk-batuk, lesu, berat badan turun, mual bahkan muntah, nyeri perut, dan terdapat cacing pada tinjanya.
  4. Cacing kremi (Enterobius vermicularis)Infeksi cacing kremi sering diderita anak-anak. Cacing ini tidak berbahaya dan dapat ditangani dengan mudah. Namun, penyebarannya sangat mudah. Anak-anak bisa terinfeksi cacing ini jika tidak sengaja menelan telur cacing di tangan mereka. Hal ini dapat terjadi apabila mereka kontak dengan orang yang terinfeksi atau mainan, tempat tidur, dan debu yang terinfeksi cacing.Setelah tertelan, telur masuk ke usus kecil anak-anak, tempat mereka menetas dan bertelur lebih banyak di sekitar anus. Ini bisa membuat pantat anak-anak terasa sangat gatal. Terkadang cacing masuk ke vagina perempuan dan membuat daerah ini juga gatal. Jika anak-anak menggaruk pantat mereka dan kemudian menyentuh mulut mereka, mereka dapat menelan telur lagi, menyebabkan siklus ini berulang. Jika anak-anak menyentuh benda-benda di sekitar rumah tanpa mencuci tangan, telur-telur itu mungkin menyebar ke orang lain di rumah itu juga.Ciri-ciri anak terinfeksi cacing kremi di antaranya susah tidur karena gatal di anus, nyeri di sekitar anus, iritasi di sekitar anus, dan terdapat cacing kremi pada tinja.

Cara untuk menghindari penyebaran cacing

  • Cuci tangan setelah keluar dari toilet dan sebelum memegang makanan
  • Potong kuku secara teratur
  • Minta si Kecil tidak menggaruk area pantat atau menghisap jari-jemarinya
  • Jika si Kecil cacingan, cuci baju dan seprai tempat tidurnya secara teratur di dalam air sabun panas setiap hari selama beberapa hari setelah perawatan
  • Bersihkan tempat duduk toilet dan toilet anak secara berkala
  • Dorong si Kecil untuk mandi setiap hari (mandi pagi hari lebih baik untuk membantu menyingkirkan telur cacing)

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist