Ciri-Ciri Pria yang Mengalami Azoospermia

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Azoospermia merupakan sebuah kelainan pada laki-laki dengan ciri tidak memiliki sperma pada air maninya. Kondisi ini memang tidak bisa dilihat secara fisik, dan diagnosa dapat dilakukan melalui pemeriksaan analisis sperma dengan teliti (pemeriksaan medis).
Penyebab Azoospermia
- Kelelahan
- Kurang tidur
- Obesitas
- Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol
- Stres berkepanjangan
- Pengaruh lingkungan (terkena radiasi)
- Suhu di sekitar testis yang meningkat melebihi batas normal (seperti orang-orang yang memiliki pekerjaan sopir atau juru masak), atau terlalu sering menggunakan celana ketat.
Meningkatkan Kualitas Sperma
Kualitas sperma yang menurun bisa kembali ditingkatkan dengan cara mengonsumsi asupan makanan yang mengandung beberapa nutrisi di bawah ini, yaitu:
- Vitamin CVitamin C akan mampu melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi dan mengurangi risiko sperma yang saling menempel.
- Vitamin B6Vitamin B6 sangat penting perannya dalam pembentukan hormon seksual pada pria.
- Vitamin B12Vitamin B12 dan asam folat sangat diperlukan untuk membentuk materi genetik.
- Vitamin EVitamin E merupakan antioksidan yang dapat membantu sperma dalam melakukan pembuahan pada sel telur.
- ZincPria yang kekurangan zinc dalam tubuhnya akan menurunkan kadar testosteron, padahal hormon ini berguna untuk meningkatkan jumlah sperma dan meningkatkan kesuburan.
Untuk mengatasi masalah kesuburan ini, maka seorang pria sebaiknya melakukan olahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang baik seperti yang sudah disarankan di atas. Selain itu, disarankan pula untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kesehatan vitalitas.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist
Copyright by Babyologist
