Konten dari Pengguna

Dampak Negatif Bayi Diare Berkepanjangan

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diare tidak hanya menyerang orang dewasa saja namun juga bisa menyerang bayi berusia kurang dari satu tahun. Bayi yang terserang diare tentu akan mengalami gangguan pertumbuhan. Moms harus segera mengatasi gejala diare yang muncul karena apabila berkepanjangan dapat berakibat fatal bagi kesehatannya. Apabila si Kecil terserang diare dua kali dalam sebulan, Moms harus membawanya ke dokter dan terus berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah agar diare tidak muncul kembali.

Ada beberapa faktor pemicu bayi sering diare:

1. Mengonsumsi susu formula yang dibuat sudah lebih dari dua jam

Apabila susu formula yang diminum si Kecil sudah dibuat lebih dari dua jam yang lalu, dia bisa kembung dan kemudian diare.

2. Tidur tanpa ranjang

Si Kecil yang kerap tidur tanpa ranjang akan mudah diare karena merasa kedinginan.

Dampak Bayi Sering Diare

Penyakit diare tidak boleh dianggap remeh. Banyak efek negatif yang akan dialami si Kecil jika dia mengalami diare berkepanjangan. Berat badannya akan menurun drastis. Bayi berumur di bawah setahun akan mudah sekali turun berat badannya apabila mengalami diare lebih dari tiga hari. Jika sampai beratnya di bawah batas normal, si Kecil berisiko tinggi mengalami malnutrisi. Dia membutuhkan pendampingan dari ahli gizi agar berat badannya kembali normal.

Selanjutnya, diare berkepanjangan dapat menyebabkan dehidrasi. Bayi yang rentan dehidrasi akan mudah lemas bahkan hilang kesadaran. Oleh sebab itu, jagalah agar si Kecil yang diare tidak dehidrasi dengan terus memberikannya ASI usai bayi diare.

Dampak bayi diare berkepanjangan yang terakhir adalah stunting (postur tubuh pendek). Salah satu penyebab stunting adalah diare kronis lebih dari dua minggu. Sebagai informasi, diare akut hanya terjadi kurang dari tujuh hari atau tidak lebih dari 14 hari. Stunting karena diare dipicu oleh banyaknya cairan dan mikronutrien (misalnya seng) yang terbuang dari dalam tubuh. Saat mineral seng rusak, vili usus tidak bisa melakukan regenerasi sehingga dalam jangka panjang menyebabkan stunting.

Mencegah Bayi Diare

Ada beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk mencegah diare berulang pada bayi. Cara pertama yang bisa dilakukan adalah jaga tubuh si Kecil agar selalu hangat terutama saat cuaca dingin karena perut kembung hanya akan membuatnya mudah terserang diare. Apabila si Kecil minum susu formula, jangan berikan sufor yang sudah dibuat lebih dari dua jam. Tidak hanya itu, hindari makanan dan minuman yang memicu alergi. Yang terakhir, jaga kesehatan tubuh Moms agar ASI yang Moms berikan kepada si Kecil tidak berisi bibit penyakit.

Sekali lagi, jangan anggap remeh diare berkepanjangan pada si Kecil. Lakukan tips-tips di atas agar si Kecil selalu terhindar dari bahaya negatif diare berkepanjangan.