Dari Clogged Duct Hingga Milk Blister

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
"Oh no!" Hasil pumpingku kok berkurang banyak ya? Padahal sudah dibantu metode tekan sana-sini, banyak minum air putih dan booster ASI andalan. Dan "Ouch!", payudaraku agak sakit dan juga ada benjolan yang mengeras. Sepertinya saluran ASIku tersumbat nih.
Clogged Duct atau tersumbatnya saluran ASI hampir pernah dialami oleh semua nursing Mom. Baik mommy yang direct breastfeeding atau mommy e-ping (exclusive pumping), keduanya harus waspada akan risiko terjadinya clogged duct.
Gejala nyata yang ditimbulkan seperti: ASI tiba-tiba seret, rasa nyeri ketika menyusui atau saat pumping, benjolan keras di sekitar payudara dan kulit di area payudara berwarna merah.
Jangan panik Moms, coba cara ini dulu ya untuk menangani clogged duct
- Kompres payudara dengan air hangat
- Siapkan minyak alami untuk pijat payudara (saya pakai Extra Virgin Coconut Oil)
- Pijat area payudara dengan gerakan melingkar terutama bagian yang mengeras dengan arah mendekati nipple. Tahan sakitnya ya moms, demi ASI lancar lagi.
- Lanjutkan menyusui/pompa ya moms. Sesekali ulangi cara di atas.
Nah, kalau pengalamanku clogged duct sampai muncul bintik putih seperti jerawat/sariawan di nipple. Itu dinamakan Milk Blister/Bleb. Payudara khususnya nipple rasanya nyeri sekali.
Cara mengatasinya sama dengan cara di atas, tapi karena ini ada bintik yang harus "dipecahkan" jadi sebaiknya gunakan handuk kompres untuk menggosok bintik Milk Blister itu agar pecah, atau siapkan jarum steril untuk menusuk lapisan atas bintik tersebut. Ingat, cukup tusuk sedikit lapisannya jangan terlalu dalam. Kalau sudah pecah, biasanya akan keluar cairan bening seperti darah putih dan rasa nyeri di payudara pasti berkurang. Setelah itu, aliran ASI lancar kembali deh!
Memang menjadi nursing moms ada saja lika-likunya yah, moms. Tapi tetap kita lakukan demi asupan terbaik untuk buah hati tercinta.
Semoga bermanfaat.
By: Melissa Lorencia via Babyologist
