5 Fakta Mengenai Rubela pada Bayi

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada umumnya semua orang mengetahui bahwa rubela merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Namun tak sedikit orang yang tidak mengetahui fakta mengenai penyakit mengerikan ini. Agar dapat mengetahui lebih lanjut mengenai rubela, mari kita perhatikan poin-poin di bawah ini:
1. Rubela pada bayi bisa menimbulkan beberapa penyakit akut
Jika Anda mengetahui bahwa buah hati terkena gejala rubela, lebih baik segera melakukan tindakan cepat. Mom bisa menghubungi dokter terdekat agar si kecil mendapatkan penanganan yang baik. Karena rubela memiliki dampak yang sangat mengerikan terutama pada bayi.
Selain bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan bayi, rubela juga bisa menyebabkan beberapa komplikasi pada tubuh si kecil. Di antaranya adalah, radang paru-paru atau pneumonia, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gizi buruk, ensefalitis atau radang otak, hingga kematian.
2. Virus Rubela menyebar dan menular dengan cepat
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa rubela merupakan penyakit yang menular. Virus Rubella dapat menyebar dengan cepat dan menular melalui saluran pernafasan seperti batuk, bersin, bahkan benda yang sebelumnya disentuh oleh orang yang memiliki penyakit rubela.
Jika bayi anda tidak mendapatkan imunisasi rubella, maka bayi anda rentan tertular penyakit ini.
3. Gunakan vaksin MR untuk mencegah rubela pada bayi
Hingga saat ini, tidak ditemukan jenis pengobatan yang khusus mengobati penyakit rubela. Tetapi anda tidak perlu khawatir, karena penyakit ini bisa dicegah dengan melakukan imunisasi dan vaksinasi.
Gunakan vaksin MR yang sudah direkomendasikan oleh WHO dan telah mendapatkan izin dari BPOM. Karena vaksin ini dikenal sangat aman dan efektif untuk mencegah penyakit campak dan rubela. Selain itu vaksin ini telah digunakan oleh lebih dari 141 negara di dunia.
4. Gejala rubela
Gejala yang umum terjadi pada bayi yang terindikasi rubela adalah gejala dini. Biasanya gejala yang muncul adalah demam ringan, batuk, flu, mata merah, hingga muncul bintik-bintik merah pada area tubuh bayi. Jika Anda menemukan gejala-gejala dini pada si kecil, segera hubungi dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat.
5. Bayi cenderung rewel
Rubela pada bayi akan menyebabkan si kecil menjadi rewel. Salah satu penyebabnya adalah rasa sakit dan rasa gatal yang disebabkan oleh infeksi virus rubela. Selain itu nafsu makan bayi juga akan menurun bahkan jarang ingin meminum ASI. Dengan begitu, berat badan bayi akan menurun drastis.
Pencegahan dini sangatlah penting untuk bayi Anda, salah satu cara yang bisa Moms lakukan adalah dengan melakukan vaksinasi di rumah sakit, puskesmas, atau posyandu terdekat.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor.
