Gejala Radang Amandel pada Orang Dewasa dan Anak-anak

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Gejala Radang Amandel pada Orang Dewasa dan Anak-anak
Tonsilitis (radang amandel) adalah pembengkakan amandel yang umumnya ditandai dengan rasa sakit saat menelan dan sakit tenggorokan. Sebagian besar kasus radang amandel disebabkan oleh infeksi virus yang umum. Akan tetapi, infeksi bakteri juga dapat menyebabkan tonsilitis.
Radang amandel paling sering menyerang anak-anak antara usia prasekolah dan pertengahan remaja. Gejala radang amandel paling umum meliputi:
- Amandel terlihat merah dan membengkak
- Amandel dilapisi lapisan putih, kuning, atau terdapat bercak
- Sulit atau sakit saat menelan
- Sakit tenggorokan
- Demam
- Kelenjar getah bening di leher membesar
- Suara menjadi serak, teredam, atau terasa kasar
- Bau mulut
- Leher kaku
- Sakit kepala
- Sakit perut, terutama pada anak kecil
Pada anak-anak kecil yang belum dapat menggambarkan perasaan mereka, orang tua dapat mengecek apakah mereka:
- Rewel luar biasa
- Menolak untuk makan, atau
- Mengeces karena sulit atau sakit saat menelan
Lebih lanjut, segera periksakan diri ke dokter jika mengalami:
- Sakit tenggorokan yang tidak hilang hingga 48 jam
- Sangat sulit menelan
- Nyeri parah pada tenggorokan
- Badan terasa lemah atau lelah
- Sulit bernapas
- Mengiler
Meskipun dapat menyerang siapa saja, risiko radang amandel meningkat disebabkan oleh faktor:
1. Usia
Radang amandel biasanya terjadi pada anak-anak, namun jarang terjadi pada anak usia di bawah dua tahun. Penyakit amandel yang disebabkan oleh bakteri paling umum diderita anak usia 5-15 tahun. Sementara itu, tonsilitis karena virus biasanya menyerang anak-anak berusia lebih muda.
2. Kebersihan
Anak-anak usia sekolah sering terpapar kuman karena sering kontak dengan teman sebaya mereka. Saat bermain, mereka dapat terpapar bakteri atau virus yang dapat menyebabkan radang amandel.
Perlu diketahui, radang amandel dapat menyebabkan komplikasi kesehatan seperti sulit bernapas, gangguan pernapasan selama tidur, infeksi yang menghasilkan kumpulan nanah di belakang amandel dan infeksi yang menyebar jauh ke jaringan di sekitarnya.
Apabila tonsilitis disebabkan oleh bakteri streptococcus grup A atau jenis bakteri streptococcus lainnya dan tidak segera diobati, atau jika pengobatan antibiotik tidak lengkap, penderita dapat mengalami demam rematik dan gangguan inflamasi ginjal.
Tips Singkat Mencegah Radang Amandel
Sering mencuci tangan dengan bersih terutama setelah menggunakan toilet dan sebelum makan
Hindari berbagi makanan, minum dari gelas, botol air, atau peralatan makan lainnya
Apabila sudah terkena radang amandel, langkah-langkah yang perlu dilakukan selain berobat ke dokter:
- Mengganti sikat gigi
- Tidak bepergian dulu ke luar rumah
- Batuk atau bersin ke tisu atau siku jika sedang tidak membawa tisu
- Mencuci tangan usai bersin atau batuk
