Konten dari Pengguna

Gumoh pada Bayi, Berbahayakah?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gumoh pada Bayi, Berbahayakah?

Pengertian Gumoh

Gumoh, dalam bahasa Inggris disebut spitting up, merupakan kondisi keluarnya susu atau makanan yang baru saja ditelan. Kondisi ini umum ditemui pada bayi berusia di bawah satu tahun. Penyebabnya adalah karena kerongkongan bayi belum berkembang sempurna dan ukuran lambungnya masih sangat kecil.

Apabila si Kecil gumoh, Moms hendaknya tidak perlu terlalu khawatir. Kondisi ini seharusnya sedikit demi sedikit menghilang saat dia sudah berusia di atas satu tahun. Pada usia tersebut, cincin otot bagian dasar kerongkongan sudah bisa berfungsi dengan baik sehingga makanan yang masuk ke dalam perut tidak akan mudah keluar.

Selain karena belum sempurnanya sistem pencernaan bayi, gumoh dapat disebabkan juga karena minum susu terlalu banyak, menelan banyak udara, dan bersendawa. Gumoh pada bayi umumnya tidak menyakitkan, selama bayi sehat dan berat badan terus meningkat.

Membedakan Muntah dan Gumoh

Sekilas, gumoh mirip dengan muntah. Namun, keduanya memiliki latar belakang kondisi berbeda sehingga berbeda pula penanganannya. Perbedaan gumoh pada bayi dan muntah adalah bayi tidak sengaja mengeluarkan isi perutnya saat gumoh sedangkan bayi sengaja berusaha mengeluarkan isi perutnya, karena hal tertentu, saat muntah. Bayi muntah bisa disebabkan karena merasa tidak nyaman, kesakitan, rewel, masuk angin, keracunan makanan, infeksi telinga, infeksi usus, infeksi par, radang otak, dan alergi protein.

Mengatasi Bayi yang Sering Gumoh

Gumoh pada bayi bisa diatasi dengan beberapa hal dan kebanyakan tidak membutuhkan penanganan khusus, misalnya:

  1. Pastikan posisi si Kecil dalam kondisi tegak saat dan setelah menyusui. Biarkan dia tegak sekitar 30 menit atau lebih usai disusui. Jangan lupa untuk membuat si Kecil sendawa usai memberikan ASI atau susu formula. Tujuannya, agar angin tidak masuk ke dalam organ pencernaannya.
  2. Hindari tekanan pada perut bayi terutama dalam kurun waktu 30 menit setelah makan. Jangan memakaikan baju dan popok terlalu ketat agar perut si Kecil tidak tertekan.

Jika Moms menemukan kondisi gumoh yang tidak normal sebaiknya Moms segera membawa si Kecil ke dokter. Gumoh pada bayi yang tidak normal ditandai dengan gangguan pernapasan seperti tersedak, batuk, atau napas mengi, gumoh bayi lebih banyak atau lebih dari 2 sendok makan setiap gumoh, dan yang terakhir berat badan sulit naik.