Konten dari Pengguna

Hal-hal yang Sering Terjadi di Kehamilan 8 Bulan

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hal-hal yang Sering Terjadi di Kehamilan 8 Bulan
zoom-in-whitePerbesar

Ketika usia kehamilan Anda memasuki 8 bulan, pastinya Anda akan mengalami perubahan yang cukup signifikan yang terjadi pada tubuh. Kehamilan 8 bulan ini adalah masa-masa di mana Anda kerap kali merasa cemas, terutama bagi seorang wanita yang hamil anak pertama.

Di awal masa kehamilan 8 bulan, umumnya bayi memiliki berat badan sekitar 2kg, dan panjang badan sekitar 44cm. Jika kehamilan ini merupakan kehamilan pertama, biasanya diusia 8 bulan ini bayi akan mulai turun serta akan menekan bagian leher rahim Anda.

Hal yang Sering Terjadi di Kehamilan 8 Bulan

Mudah Sekali LelahMengapa demikian? Hal ini dikarenakan kandungan oksigen serta makanan yang dikonsumsi ibu hamil juga dikonsumsi oleh janin, sehingga makanan atau oksigen yang masuk ke dalam tubuh ibu hamil tidak 100% diserap tubuh, melainkan diserap juga oleh janin. Sehingga ketika kehamilan Anda memasuki usia 8 bulan, Anda dianjurkan untuk lebih bisa mengurangi bentuk aktivitas agar tidak mudah lelah.

Merasakan Sakit PunggungSakit di bagian punggung kerap kali dialami oleh ibu hamil ketika memasuki usia kehamilan 8 bulan. Hal ini dikarenakan kondisi perut yang semakin besar dan pastinya kondisi ini bisa mempengaruhi bentuk dan beban tubuh, sehingga Anda akan mudah merasa sakit di bagian punggung karena beban tubuh yang bertambah.

Sering KencingKeinginan buang air kecil dalam kurun waktu yang sering juga kerap kali dialami ibu hamil usia 8 bulan, hal ini dikarenakan besarnya bayi yang menekan bagian kandung kemih, di mana kandung kemih tersebut merupakan saluran yang mampu mengatur keluarnya air kencing. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena kondisi ini bisa Anda atasi dengan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat serta dianjurkan untuk menghindari kafein.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor