Hamil 7 Bulan Janin Kurang Aktif? Waspadai Risiko Janin Mati!

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Moms pasti merasa bahagia sekali ketika merasakan gerakan janin yang aktif di dalam perut. Entah itu tendangan atau hanya gerakan kecil saja. Meskipun kadang merasa kurang nyaman, tapi ini bisa menjadi salah satu tanda janin dalam keadaan sehat.
Gerakan janin mulai bisa Moms rasakan di usia kehamilan 4 bulan ke atas. Gerakan ini ditandai dengan sensasi seperti ada kupu-kupu di permukaan kulit atau biasa dikenal dengan butterfly effect. Seiring dengan bertambahnya usia janin, Moms akan merasakannya menendang atau memukul sehingga kadang membuat sedikit terkejut.
Jadi tidak heran kalau Moms khawatir ketika kehamilan sudah berusia 7 bulan, tapi janin kurang aktif, gerakannya tidak seaktif di trimester kedua. Nah, apakah ini masih bisa dibilang normal?
Normalkah Jika Janin Kurang Aktif di Usia Kehamilan 7 Bulan?
Seiring dengan bertambahnya usia si Kecil, pembesaran ukuran janin akan membatasi ruang geraknya karena ruangan di dalam rahim jadi lebih sempit. Jadi bila janin kurang aktif, sebenarnya hal ini normal saja, Moms tidak perlu khawatir. Di samping itu, kurang aktifnya bayi juga bisa dikarenakan janin yang tidur, Moms melakukan banyak aktivitas atau belum makan. Kondisi ini bisa saja terjadi.
Kapan Pergerakan Tak Aktif Ini Perlu Dicurigai?
Meski demikian, tetap saja ada kondisi yang patut dicurigai saat janin jadi kurang aktif. Misalnya ukuran perut tidak bertambah besar, berat badan turun dan sebagainya. Beberapa kecurigaan terhadap kondisi bayi ini bisa berupa fungsi plasenta, janin terkena lilitan tali pusar, IUFD (janin mati di dalam kandungan), gawat janin, dsb.
Hitungan aman untuk pergerakan janin adalah setidaknya 10 gerakan dalam 2 jam saat berbaring. Apabila hal ini membuat Moms gelisah, sebaiknya segera hubungi dokter spesialis kandungan dan lakukan USG untuk mengetahui kondisi lebih lanjut. Lakukan juga pemeriksaan rutin agar kondisi terkini bisa Anda pantau. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Moms bisa melakukan beberapa hal berikut:
Tidak melakukan aktivitas berat
Mengontrol tekanan darah
Konsumsi makanan berserat dan bergizi seimbang.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor
