Hamil Happy Meski Tanpa Suami Mendampingi

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mungkin tak semua ibu hamil beruntung bisa didampingi sang suami dalam melewati masa-masa kehamilannya. Banyak Moms yang harus melewati masa kehamilannya tanpa pendampingan dari sang suami. Akibat tuntutan pekerjaan sang suami di luar kota atau bahkan di luar negeri memaksa mereka harus menjalani hubungan jarak jauh atau yang biasa dikenal dengan istilah Long Distance Relationship (LDR). LDR memang bukan sesuatu yang mudah dijalani, terlebih bila sang istri dalam kondisi hamil.
Di masa kehamilan, umumnya Moms ingin mendapat perhatian dan kasih sayang yang lebih dari suami mereka. Dikarenakan perubahan hormon selama masa kehamilan kadang kala membuat mood Moms naik turun, ibarat roller coster. Di situlah peran suami sangat dibutuhkan dalam memberikan perhatian, cinta, kasih sayang dan dukungan pada sang istri. Setiap Moms pasti ingin selalu dekat dengan sang suami namun apa daya bila keadaan tak bisa kompromi Moms pun mau tak mau harus siap menjalani LDR akibat tuntutan pekerjaan suami yang harus dijalani.
Kiat hamil tetap happy meski menjalani LDR
Mintalah Dukungan dari Keluarga dan SahabatDengan adanya dukungan dari keluarga dan sahabat, maka Moms tidak akan merasa sendirian. Keluarga atau sahabat bisa membantu dan mendampingi Moms bila memang dibutuhkan, seperti saat memeriksakan kondisi kandungan ke dokter ataupun di saat lainnya bila dibutuhkan.
Terus Jalin Komunikasi yang Lancar dengan SuamiDengan semakin canggihnya teknologi, maka tak ada halangan lagi dalam berkomunikasi. Manfaatkan teknologi yang ada untuk terus membangun komunikasi. Suami pun bisa tetap memberikan support dan perhatian selama masa kehamilan sang istri meskipun hanya melalui chatting ataupun video call. Meskipun hanya perhatian kecil, namun akan sangat berarti untuk Moms.
Selalu Berpikiran PositifPikiran positif bisa mempengaruhi janin dalam kandungan. Bila sang ibu sedih, maka bayi dalam kandungan pun bisa ikut merasakan apa yang ibunya rasakan. Walaupun berat, namun sebaiknya Moms tetap berusaha enjoy dan berpikiran positif selama menjalani LDR agar sang bayi pun merasakan aura positif yang dirasakan sang ibu.
Lakukan Kesibukan PositifUntuk Moms yang masih bekerja selama kehamilan, mungkin rutinitas di tempat bekerja mampu sedikit mengalihkan pikiran dari perasaan sedih dan galau akibat LDR. Namun jika Moms tidak bekerja, tentunya waktu berjalan sangat lambat bila hanya digunakan untuk merenungkan kesendirian dan meratapi kesedihan akibat LDR. Ada baiknya manfaatkan waktu untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Moms bisa bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan minat dan bakat ataupun melakukan hobi yang digemari.
Tetap Percaya DiriBuktikan bahwa Moms adalah wanita yang mandiri dan kuat. Walau tanpa suami di sisi mendampingi, namun Moms harus bisa buktikan pada diri sendiri dan orang lain bahwa Moms adalah sosok yang tangguh. Jangan jadikan keadaan LDR sebagai sesuatu yang melemahkan semangat dalam menjalani hari-hari.
Selalu Ingat Komitmen BersamaMemutuskan untuk menjalani LDR pastinya sudah dipertimbangkan masak-masak antara suami dan istri. Agar tidak ada penyesalan dan kekecewaan akibat keputusan menjalani LDR selalu ingat komitmen yang sudah disepakati bersama. Anggaplah LDR sebagai sebuah pengorbanan demi masa depan bersama.
Semoga bermanfaat.
By: Kurniati Solekha
Copyright by Babyologist
