Happy Tummy Time

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tummy time merupakan kondisi dimana bayi bertumpu pada perutnya atau tengkurep atau telungkup. Tummy time dapat dilakukan sedini mungkin tapi harus terus diawasi oleh orang tua. Tapi tahukah moms bahwa sebenarnya tummy time sudah dilakukan bayi sesaat setelah dia lahir, yaitu pada saat Inisiasi Menyusui Dini atau IMD. Tummy time dapat dilakukan selama 2-5 menit, jika sudah sering maka durasi bisa ditambah. Jika si kecil sudah menunjukkan rasa gelisah sebaiknya tummy time dihentikan ya moms, itu berarti si Kecil sudah merasa tidak nyaman.
Tummy time dapat memperkuat leher, otot kepala dan bahu. Selain itu, tummy time memiliki banyak manfaat, seperti: meningkatkan keterampilan motorik kasar, mencegah kepala datar atau peyang, serta menjadi latihan dasar agar nantinya si Kecil dapat berguling, merangkak dan duduk.
Beberapa tips agar si Kecil nyaman saat tummy time:
Letakkan si Kecil di area yang empuk, aman dan bersih seperti kasur. Jangan lakukan tummy time di area yang keras seperti lantai karena beresiko kepala si kecil akan terbentur.
Pada bagian dada si Kecil sebaiknya diganjal dengan bantal dan tangannya disimpan di bawah dada, sehingga posisi badan sampai kepala lebih tinggi dari posisi badan ke bawah, dengan begitu si Kecil dapat bernapas dengan mudah.
Waktu yang tepat untuk tummy time yaitu saat si kecil tidak terlalu lapar dan tidak terlalu kenyang. Jangan lakukan tummy time setelah si Kecil minum susu atau ASI agar tidak muntah.
Ajak si Kecil berinteraksi, bisa dengan mengajaknya mengobrol atau bernyanyi.
Berikan mainan, seperti bunyi gemerincing dari rattle, buku yang berwarna-warni, atau kaca. Dengan begitu akan melatih sensori si Kecil.
