Hati-hati! Hamil 7 Bulan Kaki Bengkak Bisa Jadi Karena Preeklamsia

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masalah hamil 7 bulan kaki bengkak umumnya sering terjadi. Pembengkakan ini dimulai di area lutut bawah, tangan dan wajah. Hal ini dipicu oleh perubahan hormon, garam dan cairan tubuh. Di samping itu, peningkatan volume darah selama kehamilan berlangsung juga menjadi faktor penting.
Walau demikian, apabila hal ini diiringi dengan naiknya tekanan darah tinggi (hipertensi), Moms harus hati-hati. Bisa jadi ini tanda-tanda preeklamsia.
Apakah Hamil 7 Bulan Kaki Bengkak Berisiko Preeklamsia?
Preeklemsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi serta gejala kerusakan organ. Kerusakan ginjal ini bisa tampak dari kadar protein yang berlebih dalam urin.
Tanda-tanda Klinis Preeklamsia
Sayangnya, Preeklamsia ini muncul dengan gejala yang tidak terdeteksi. Dalam beberapa kasus ada pula yang menunjukkan gejala ringan saja. Yang paling mencolok dari penyakit ini adalah tekanan darah yang terus naik dan angkanya sama dengan 140/90 mm Hg atau di atasnya.
Sakit kepala hebat
Sesak napas
Volume urin menurun
Pengelihatan hilang sementara, sensitif terhadap cahaya atau bahkan kabur
Moms mengalami mual-mual dan muntah
Perut bagian atas terasa nyeri
Kaki, wajah, tangan bengkak
Trombosit dalam darah menurun
Kecurigaan Moms menderita preeklamsia ini bisa dilihat juga dari kurangnya darah ke arah plasenta sehingga janin kekurangan nutrisi dan oksigen.
Apa Penyebab Preeklemsia?
Penyebab utama wanita hamil 7 bulan kaki bengkak karena preeklemsia ini masih belum bisa dipastikan. Namun demikian, banyak para ahli yang percaya preeklamsia terjadi karena kelainan plasenta. Organ yang berfungsi mentransfer nutrisi dan darah ini mengalami gangguan. Pembuluh darahnya menyempit dan bereaksi terhadap hormon, sehingga nutrisi, oksigen dan pasokan darah berkurang.
Umumnya, penderita preeklamsia ini dikarenakan kehamilan pertama, kurang nutrisi, penyakit lupus, ginjal dan sebagainya, hamil pasca jeda sekitar 10 tahun, hamil di atas 40 tahun atau di bawah 20 tahun, obesitas dan juga keluarga yang memiliki riwayat yang sama.
Penanganan preeklemsia umumnya dilakukan dengan cara induksi atau caesar. Tujuannya supaya bayi dan Moms tidak terkena efek yang lebih parah.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor
